Ini Alasan Laskar Mataram Ogah jadi Tuan Rumah Home Tournament Liga 2

YOGYAKARTA, SM Network – Disaat klub-klub lain berlomba menyodorkan diri untuk menjadi tuan rumah kompetisi Liga 2 yang saat ini masih dihentikan karena pandemi Covid-19, tidak berarti PSIM Yogyakarta ambil bagian didalamnya. Manajemen tim berjuluk Laskar Mataram itu cenderung ogah ikut mengajukan diri.

Sejatinya, PSIM tak kalah dengan tim lain yang mengajukan diri sebagai tuan rumah karena memiliki fasilitas mumpuni. Sebut saja PSIM memiliki Stadion Mandala Krida yang representatif dan layak sebagai host. Manajer PSIM, David MP Hutauruk pun membeberkan alasan berkait pihaknya tak mengajukan diri sebagai tuan rumah.

“Kalau secara pribadi, faktor utama adalah tidak adanya penonton saat lanjutan kompetisi nanti. Kami kan hitung-hitungan juga tidak ada keuntungan lebih. Kalau bermain di rumah dan mendapat dukungan langsung suporter di stadion itu yang pasti diinginkan,” papar David, Jumat (7/8).

Menurut dia, alasan lain adalah kemungkinan terpecahnya konsentrasi manajemen. Selain menyiapkan tim untuk kompetisi, pihaknya juga harus memikirkan pertandingan. “Sebagai tuan rumah kami tidak mungkin akan seadanya dan membiarkan tamu-tamu kita terlantar. Memang pelaksanaan nanti langsung dari PT LIB (Liga Indonesia Baru) selaku operator kompetisi. Tapi panpel kan pasti menggunakan orang-orang kami juga,” ujar dia.

David menilai, sebagai tuan rumah memang akan banyak kesibukan yang harus dipikirkan. “Belum lagi masalah protokol kesehatan yang harus kita siapkan, karena kompetisi nanti berbeda kondisinya. Kalau tuan rumah seperti biasanya sih tidak masalah,” tegas David.

Hingga saat ini, PSIM Yogyakarta belum memutuskan kapan program latihan kembali dimulai. Manajemen masih menunggu manager meeting hingga mendapatkan keputusan final berkait regulasi hingga jadwal kompetisi nanti. Sementara itu diketahui pula PT Liga Indonesia Baru (LIB) menyebut tujuh tim telah mengajukan diri sebagai tuan rumah lanjutan Liga 2 musim 2020. Namun dalam daftar yang ada, tak terdapat PSIM Yogyakarta. Adapun format kompetisi dengan pembagian grup-grup juga baru saja diumumkan operator kompetisi.


Gading Persada

Tinggalkan Balasan