SM/M Nur Chakim - MEMBUKA : Bupati Wonosobo (tengah) membuka program kajian kitab kuning bersama Kapolres Wonosobo AKBP Ganang Nugroho Widhi (kanan) yang digelar di Masjid Polres Wonosobo, Selasa (20/4).

WONOSOBO, SM Network – Polres Wonosobo luncurkan program “Kajian Kitab Kuning”. Peluncuran program anyar tersebut merupakan tindaklanjut arahan Kapolri Jendral Listyo sigit untuk meningkatkan Sumberdaya Manusia (SDM) anggota kepolisian.

Secara simbolis, program kolaborasi antara Pemda Wonosobo, Kemenag dan Polres Wonosobo dibuka oleh Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat di masjid polres setempat.

” Program ini merupakan tindaklanjut arahan Kapolri yang sampai saat ini terus melaksanakan program Kitab Kuning,” kata Kapolres.

Dikatakan Ganang, adanya pembekalan melalui program pengajian kitab kuning tersebut dapat berpengaruh kepada kinerja kepolisian saat melakukan tugas di lapangan. Program kajian kitab kuning dilaksanakan setiap hari kamis selama bulan ramadan.

” Rencananya program ini akan berkelanjutan dan tidak hanya dalam bulan ramadan saja. Kedepan akan dilakukan secara rutin,” jelas Kapolres Ganang ditemui usai acara.

Inovasi program penguatan sumberdaya tersebut diapresiasi Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat. Dikatakan Afif program tersebut sejalan dengan upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Dengan adanya program tersebut menjadi bekal bagi anggota kepolisian yang akan berhadapan langsung kepada masyarakat.

” Karena kami dituntut untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat tentunya program ini sangat mendukung,” kata Afif dalan sanbutannya.

Dia berharap dengan adanya inovasi program tersebut bisa merekatkan hubungan aparat kepolisian dengan para ulama maupun pemerintah daerah. ” Semoga dengan adanya program ini dapat semakin tumbuhnya sinegritas antara polri dan ulama atau sebaliknya,” ungkap Bupati Afif.