Ibu Bersama Balita di Kebumen Ditebas Pedang Tetangga yang Kesetanan

SM/Supriyanto - BARANG BUKTI: Kasat Reskrim Polres Kebumen AKP Afiditya Arief Wibowo menunjukkan sebilah pedang yang dipakai tersangka untuk menebas tetangganya.

KEBUMEN, SM Network – Seorang ibu dan balita warga Desa Karangsari, Kecamatan Kutowinangun, Kebumen mengalami luka serius setelah ditebas pedang oleh tetangganya sendiri. Akibat ulah tetangga yang kesetanan itu, korban bernama Dewi Komalasari (32) dan anaknya Moh Kenan Abas (5) harus menjalani perawatan di rumah sakit. Dewi (32) mengalami luka di bagian jidat dan kepala bagian belakang. Sedangkan anaknya yang masih balita harus kehilangan jemari tangan kiri akibat ditebas pelaku.

Korban dilarikan ke Rumah Sakit PKU Muhamadiyah Kutowinangun. Namun karena lukanya cukup serius sang anak langsung dirujuk ke Rumah Sakit Dr Margono Purwokerto.

Informasi yang dihimpun, peristiwa tragis itu terjadi Minggu (10/1) sekitar pukul 16.15 wib. Saat itu korban sedang santai menonton acara televisi di rumah. Tiba-tiba datang tersangka bernama Wahab Yusron (34) yang masih tetangga korban langsung masuk rumah sambil marah-marah. Lelaki yang membawa sebilah pedang mengancam mau membunuh suami dan ayah korban.

Dia tidak terima dituduh sering membuang bangkai ayam di atap rumah korban. Karena yang dicari tidak ada, kemudian dilampiaskan kepada anak dan istrinya dengan membacokan pedang yang sudah dibawanya dari rumah.
Anak pertama korban yang berumur 10 tahun berhasil melarikan diri dan selamat. Namun anak keduanya yang baru berumur lima tahun bersama ibunya menjadi sasaran penganiayaan hingga terluka cukup serius.

Amankan Tersangka

Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama melalui Kasubbag Humas Polres Iptu Sugiyanto membenarkan kejadian itu. Mendengar susana gaduh di rumah korban, sejumlah warga berkumpul dan melerai kejadian tersebut.
Bahkan tersangka sempat dikeroyok warga. Aksi tersebut segera diketahui Polsek Kutowinangun sehingga bisa diamankan dari amukan massa.

“Atas kecepatan pelaporan dari warga, ehingga kita segera datang ke lokasi untuk mengamankan tersangka dari amuk massa. Sedang korban dilarikan ke rumah sakit,” terang Iptu Sugiyanto.

Kasat Reskrim Polres Kebumen AKP Afiditya Arief Wibowo mengungkapkan saat ini tersangka sedang menjalani proses penyidikan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka mengaku kesal dengan suami korban. Dia sering dituduh membuang bangkai ayam ke atap rumah korban. Karena tuduhan itu, tersangka emosi kepada suami korban.

“Tersangka masih kami periksa. Saat ini sudah di Sat Reskrim Polres Kebumen,” ungkap AKP Afiditya yang mengamankan sebilah pedang berukuran panjang 70 cm.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 80 UU Perlindungan Anak dan Pasal 353 KUH Pidana tentang penganiayaan yang direncanakan dengan ancaman kurungan paling lama tujuh tahun penjara.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan