SM/dok - SEDERHANA: Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi menyampaikan dampak positif PPKM Mikro dan perihal HUT ke-37 Kota Mungkid tahun 2021 yang dihelat secara sederhana.
PPKM Mikro Berdampak Positif

MUNGKID, SM Network – Senin, 22 Maret 2021 menjadi hari istimewa bagi segenap masyarakat Kabupaten Magelang, karena merupakan Hari Jadi ke-37 Kota Mungkid. Meski di tengah situasi pandemi Covid-19, tidak mengurangi keistimewaan hari ini, mengingat segenap masyarakat tetap memperingati sebagai hari jadi daerahnya.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, peringatan HUT ke-37 Kota Mungkid tahun 2021 yang bertemakan “Kabupaten Magelang Bergotong Royong untuk Sehat, Berproduktif, dan Inovatif dalam Masa Pandemi Covid-19” ini tidaklah semeriah dulu. Karena masih dalam suasana pandemi, peringatan hari jadi pun dihelat dengan sangat sederhana.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi memastikan peringatan hari jadi hanya berupa malam tirakatan pada Minggu (21/3) malam. Malam tirakatan yang juga diadakan terbatas ini sebagai ajang rasa syukur, refleksi, evaluasi, sekaligus doa bersama agar pandemi Covid-19 segera teratasi.

“Tirakatan dan doa bersama dibagi di tiga tempat, yakni Rumah Dinas Bupati Magelang, Ruang Command Center, dan Kantor Badan Dinas di luar Kompleks Pemda. Jadi tidak semuanya berkumpul,” ujarnya dalam konferensi pers, Jumat (19/3).

Meski terbatas, malam tirakatan dan doa bersama tak mengurangi rasa khidmat para peserta di lokasi. Termasuk masyarakat di luar lokasi yang menyaksikan langsung kegiatan tersebut melalui kanal YouTube. 

“Masyarakat bisa menonton dari rumah melalui kanal YouTube kita. Malam tirakatan diisi ceramah agama oleh KH Drs Henry Sutopo, penceramah asal Jogja, juga secara virtual dari kediamannya. Semua ini kita lakukan tidak lain untuk menekan penyebaran Covid-19 melalui penerapan protokol kesehatan,” katanya.

Sementara itu, terkait penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro tahap III, Nanda menjelaskan, sangat berdampak positif terhadap penurunan jumlah kasus terkonfirmasi positif di wilayah Kabupaten Magelang.

“Saya kira pemberlakuan PPKM Mikro ini berdampak sangat signifikan terhadap penurunan kasus Covid-19. Bahkan, tidak hanya di tingkat lokal kabupaten/kota tetapi juga secara nasional kasusnya juga mengalami penurunan,” jelasnya.

Dia menyebutkan, per hari Kamis (18/3) jumlah terkonfirmasi Covid-19 untuk wilayah Kabupaten Magelang sudah berada di bawah angka 200. 

“Kami catat di sini, terdapat 152 orang yang masih terkonfirmasi positif per Kamis. Ini menjadi sesuatu yang menambah optimisme kita dalam menghadapi Covid-19. Mudah-mudahan akan semakin menurun dan situasinya juga akan semakin melandai,” ungkapnya.