Hits, Bakso Pentol Drakor Bercita Rasa Korea di Magelang

MAGELANG, SM Network – Masa Pandemi Covid-19 tak menjadi halangan untuk seseorang berkreasi, bahkan menjalani bisnis sesuai dengan hobi dan passion. Seperti yang dilakukan Tommy Fausi dan Erin Dyah Pitaloka dengan penuh semangat dan berani melebarkan sayap bisnis kulinernya.

Setelah sebelumnya memiliki brand Bakso Jimat di Jalan Sultan Agung Magelang dan di Temanggung, kini pasangan suami-istri asal Magelang itu membuat brand lagi, yakni Bakso Pentol Drakor. Berbeda dari sebelumnya, Bakso Pentol Drakor berkonsep lebih modern dengan tampilan berupa booth berbahan kontainer dan menjajakan jualannya di Jalan Gatot Subroto Magelang, tepatnya di Indomaret depan Akademi Militer (Akmil).

Tommy mengatakan, Pentol Drakor baru lahir sekitar dua pekan ini setelah sebelumnya mencari referensi dan survei pasar. Meski sudah memiliki Bakso Jimat yang telah berusia 6 tahun, namun survei pasar tetap diperlukan dalam berbisnis.

“Termasuk pemilihan nama juga perlu kita pikirkan masak-masak. Kita ambil nama Bakso Pentol Drakor, karena seperti kita tahu di masa pandemi ini Drakor (Drama Korea) lagi hits. Maka, terkandung harapan bakso kita pun bisa hits,” ujarnya.

Dia menuturkan, tidak hanya nama yang mengambil inspirasi dari Drakor, menu bakso yang disajikan pun memiliki tampilan dan bercita rasa khas Korea. Terdapat tujuh varian bakso yang disajikan dengan harga terjangkau mulai dari Rp 10.000 per porsi berisi enam buah bakso. 

Ketujuh varian ini antara lain Pentol Original, Pentol Kuah Mozarella, Pentol Kuah, Pentol Pedes, Pentol Keju, Pentol Sosis, dan Pentol Tetelan. Adapun yang menjadi favorit pelanggan adalah Pentol Kuah Mozarella, Pentol Keju, dan Pentol Pedes. Pelanggan bisa menikmatinya sejak booth dibuka mulai pukul 13.00 sampai 19.30. 

“Yang menjadi ciri khas ala Koreanya adalah pedasnya bakso ini langsung di kuahnya. Bakso kita ini bisa untuk segala usia, dan kita tidak memakai pengawet serta pengenyal. Jadi, selain nikmat juga sehat,” katanya yang mengaku sehari bisa habis sekitar 50 porsi.

Erin menambahkan, untuk awal-awal ini pihaknya membuka booth secara outdoor. Namun, dalam waktu dekat akan buka juga dengan konsep indoor dan direncanakan bernuansa Korea. 

“Di konsep outdoor ini tidak bisa makan di tempat, jadi harus dibungkus dan dibawa pulang. Untuk konsep indoor nanti bisa makan di tempat dan bisa merasakan nuansa Koreanya, yang mana tempat makannya berupa mangkok ramyun emas dan sendok emas,” jelasnya.

Dia menyebutkan, rencana ke depan pihaknya akan membuka kemitraan untuk Bakso Pentol Drakor miliknya ini. Siapapun bisa bermitra dengannya dengan cara membeli franchise. Selain brand, mitra juga akan mendapatkan paket booth, menu beserta bahan-bahan, dan paket promosi.

“Segera kita buka kemitraan ini, karena sekarang kita coba survei pasar dulu. Dalam kemitraan ini, akan kita dampingi terus, sehingga usaha benar-benar berkembang dan maju,” terangnya.

Tinggalkan Balasan