Hiswana Usulkan Penambahan Elpiji

MUNGKID, SM Network – DPC Hiswana Migas Kedu, usulkan penambahan gas Elpiji baik non maupun yang bersubsidi termasuk BBM. Hal tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi jika terjadi lonjakan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H. Mereka mengusulkan ada penambahan sekitar lima hingga tujuh persen dari hari biasa. “Kami sudah usulkan ke pemerintah daerah, terkait antisipasi kenaikan elpiji maupun BBM menjelang hari raya Idul Fitri 1441 H. Karena ini domain mereka.

Kewenangan kami hanya mengusulkan, disetujui atau tidak itu menjadi kewenangan pemerintah daerah dan Pertamina,” ujar Ketua DPC Hiswana Migas Kedu, Sutarto Murti Utomo, disela-sela penyerahan bantuan sembako untuk 400 pelaku UMKM di Kecamatan Salaman dan Mungkid, Rabu (13/5). Menurutnya, tahun ini jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Dimana permintaan gas elpiji maupun BBM saat ini justru masih stabil.

“Pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya, saat seperti ini atau mendekati hari raya sudah ada peningkatan. Baik elpiji maupun BBM. Namun saat ini justru grafiknya terlihat stabil dan cenderung menurun,” jelasnya. Sutarto juga menambahkan bahwa grafik tersebut dipengaruhi akibat pandemi Covid-19. “Banyak UMKM yang libur dan tidak produksi, disisi lain ada kebijakan pemerintah untuk tidak mudik, bekerja, belajar dan beribadah dirumah. Akibatnya, serapan BBM dan elpiji menurun,” ungkapnya.

Hal ini juga diakui Wakil Bupati Magelang, Edi Cahyana. “Untuk BBM justru menurun saat ini. Adanya korona ini sangat mempengaruhi pemakaian BBM. Dimana orang yang mudik dan keluar rumah menjadi berkurang. Yang justru perlu diantisipasi adalah elpiji,” papar Edi. Sementara terkait penyerahan sembako itu, diperuntukkan khusus para pelaku UMKM di Kecamatan Salaman dan Mungkid sebanyak masing-masing 200 orang per kecamatan.

“Meskipun nilainya tidak seberapa, namun ini merupakan bentuk perhatian dari mereka. Mudah mudahan bisa bekerjasama lebih lanjut,” ungkap Edi. Sementara itu Seles Area Manager Ritail Yogyakarya PT Pertamina, Pande Made Andi Suryawan, terpisah menyampaikan jika kegiatan ini merupakan hasil kerjasama antara PT Pertamina dengan DPC Hiswana Migas Kedu. “Ini tahap pertama. Kami akan lihat lagi kedepan, bila korona masih ada, bukan tidak mungkin akan ada tahap selanjutnya,” kata Pande.


Dian Nurlta/Adv

Tinggalkan Balasan