SM/Asef F Amani - REKAPITULASI SUARA: Petugas dari KPU Kota Magelang membuka kotak suara dari kecamatan dalam rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kota di Hotel Atria Magelang, Selasa (15/12).

MAGELANG, SM Network – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Magelang nomor 1, dr HM Nur Aziz-KH M Mansyur (Aman) meraih 60,02 persen atau 41.170 suara dari hasil rekapitulasi KPU tingkat kota. Sementara Paslon nomor 2, Aji Setyawan-Windarti Agustina (As Winner) meraih 39,98 persen atau 27.425 suara.

Rekapitulasi suara dilakukan oleh KPU Kota Magelang di Hotel Atria Magelang, Selasa (15/12). Rekapitulasi suara berasal dari tiga PPK, yakni PPK Magelang Selatan, PPK Magelang Tengah, dan PPK Magelang Utara. Hadir sejumlah pihak yang berwenang dalam perhitungan yang berjalan lancar ini.

Ketua KPU Kota Magelang, Basmar Perianto Amron mengatakan, dari hasil rekapitulasi ini Paslon Aman meraih suara terbanyak dibanding Paslon As Winner. Selisih suara yang diraih cukup besar, yakni mencapai 13.745 suara.

“Hari ini kita sudah merekapitulasi di tingkat kota, setelah sebelumnya sudah di tingkat kecamatan (PPK). Surat suara sah terhitung 68.595 suara, lalu suara tidak sah 4.685 suara, sehingga total suara sah dan tidak sah 73.280 suara,” ujarnya.

Dia menuturkan, penetapan Paslon pemenang Pilkada Kota Magelang tahun 2020 ini akan dilakukan maksimal lima hari setelah ada pengumuman dari Mahkamah Konstitusi (MK) jika tidak ada sengketa. Kalau ada sengketa, maka MK punya waktu maksimal 45 hari untuk menyelesaikannya.

“Jadi, kita menunggu ada sengketa tidak yang teregistrasi di MK untuk Pilkada di Kota Magelang. Kalau tidak ada, maka maksimal lima hari setelah pengumuman MK sudah bisa ditetapkan pemenangnya, kalau ada berarti menunggu keputusan MK setelahnya,” katanya.

Terkait partisipasi, Basmar mengaku, tingkat partisipasi mencapai 77,85 persen atau mampu melampaui target nasional yang sebesar 77,5 persen, meski belum memenuhi target sendiri yang sebesar 80 persen. Selama pencoblosan, diakuinya memang tidak sedikit menemui kendala.

“Tingkat partisipasi kita sudah tinggi, melampaui target nasional. Ada banyak kendala, seperti banyak pemilih di luar kota yang terhalang pandemi ketika akan pulang ke Kota Magelang,” jelasnya.

Selain itu, imbuhnya, tidak sedikit pula pemilih yang sakit baik di rumah maupun di rumah sakit tidak menggunakan hak pilihnya. Termasuk pemilih yang isolasi mandiri di rumah atau rumah sakit juga tidak menggunakan hak pilihnya.

“Kita sudah upayakan, petugas TPS terdekat untuk menemui pemilih yang sakit tersebut. Namanya pemilih, ada yang memilih dan ada pula yang menolak untuk memilih. Itu kendala yang kita hadapi di lapangan,” paparnya.

Sementara itu, dari data rekapitulasi tingkat Kota Magelang, Paslon Aman unggul di semua kecamatan. Lebih rinci sebaran suara di tiap kecamatan antara lain, Kecamatan Magelang Utara 12.835 suara untuk Paslon Aman dan 7.533 suara untuk Paslon As Winner.

Lalu Kecamatan Magelang Tengah 14.085 suara untuk Paslon Aman dan 11.201 suara untuk Paslon As Winner. Terakhir di Kecamatan Magelang Selatan 14.250 suara untuk Paslon Aman dan 8.691 suara untuk Paslon As Winner.

Ketua KPU Kota Magelang, Basmar Perianto Amron mengatakan, dari hasil rekapitulasi ini Paslon Aman meraih suara terbanyak dibanding Paslon As Winner. Selisih suara yang diraih cukup besar, yakni mencapai 13.745 suara.