SM/Raditia Yoni Ariya - TEMPAT KARANTINA: Balai Latihan Kerja (BLK) Disnakertrans Kabupaten Temanggung menjadi tempat karantina peserta ijtima ulama Gowa, kemarin.

TEMANGGUNG, SM Network – Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Temanggung Gotri Wijianto di Temanggung, mengatakan,  perkembangan dari hasil rapid test kepada 86 orang warga Kabpuaten Temanggung peserta ijtima ulama Gowa Sulawesi Selatan, menunjukkan ada penambahan. Jika sehari sebelumnya ada 22 orang dinyatakan positif saat ini ada penambahan lima orang lagi sehingga menjadi 27 orang positif reaktif.

“Ada 86 orang yang menjalani rapid test kemudian kemarin ada 22 orang dinyatakan positif atau reaktif lalu saat ini ada penambahan lima orang lagi sehingga total menjadi 27 orang. Lima orang lagi satu dari Jumo, satu dari Wonoboyo, dan dua dari Kandangan. Tapi ini baru rapid test, sehingga masih harus menunggu lagi hasil dari swab seminggu ke depan,”ujarnya Rabu (22/4).

Sebelumnya sebanyak 22 orang yang hasil tes cepatnya reaktif, berasal dari  berbagai kecamatan antara lain,  dari Kecamatan Temanggung 4 orang, Ngadirejo 3 orang, Bansari 1 orang, Bulu 3 orang, Jumo 4 orang, Parakan 3 orang, Tembarak 3 orang, dan Gemawang 1 orang .  Rapid test masih akan dilakukan kepada peserta ijtima ulama yang lainnya, lalu akan dilakukan pula tracking terhadap kontak erat, yaitu keluarga mereka.

Untuk keamanan, mereka pun menjalani karantina di Asrama Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Temanggung yang terletak di Jalan Gajah Mada Kelurahan Sidorejo.  Selama penanganan keberadaannya diawasi ketat oleh tim medis, dan di tempat tersebut mereka beraktivitas seperti biasa dan melakukan olah raga.  

“Mereka yang di karantina di BLK Temanggung itu saat ini dengan status orang tanpa gejala (OTG) dan kemarin ada satu orang dirujuk ke RSUD Temanggung dengan status pasien dalam pengawasan (PDP).  Pengambilan swab kepada semua warga yang dikarantina di BLK tersebut dilakukan oleh tenaga analis laborat puskesmas dan dokter ahli dari RSUD Kabupaten Temanggung,”katanya.

Gotri  menyebut, dari 86 peserta ijtimak ulama di Gowa yang terdaftar dari Temanggung tersebut kemungkinan masih bisa bertambah karena ada yang berangkat sendiri atau ikut rombongan dengan kabupaten lain.  Untuk mempermudah proses ini maka kepada mereka yang ikut ijtima ulama untuk  jujur  termasuk kepada yang sudah melakukan kontak agar melapor ke tim gugus covid-19.


Raditia Yoni Ariya/Kim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here