ilustrasi

SLEMAN, SM Network – Harga gula pasir di masih stabil tinggi.Dari pantauan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman, harga rata-rata komoditas itu berada di level Rp 17.000/kg.Harga ini masih jauh lebih tinggi dari eceran tertinggi yang ditetapkan pemerintah yakni Rp 12.500/kg. 

Kepala Disperindag Sleman Mae Rusmi mengatakan, kenaikan harga gula pasir sudah terjadi sejak pertengahan Februari.Penyebab utamanya adalah penurunan stok. “Jumlah produksi gula pasir di tahun 2019 turun sekitar 15-20 persen sehingga tidak cukup untuk mengisi stok di tahun 2020,” terangnya saat dikonfirmasi, Minggu (26/4).

Faktor lainnya adalah masa panen yang lebih lambat dari perkiraan akibat cuaca yang tidak menentu. Kendati demikian, memasuki bulan April ini harga gula pasir mulai berangsur turun. Hingga pekan ketiga tercatat penurunan sekitar 2,5 persen. Meski turun tipis, kata Mae, hal ini menandakan pemulihan secara perlahan-lahan stok pula pasir di pasaran.

Sebelumnya di tingkat pusat, pemerintah telah mengambil kebijakan impor gula kristal mentah sebesar 438.802 ton. Raw sugar itu digunakan akan diolah industri dalam negeri menjadi gula kristal putih atau gula siap konsumsi.”Keterbatasan stok tidak bisa langsung tertangani dalam waktu singkat. Sebab, impor dan proses produksi dari raw sugar menjadi gula siap konsumsi memerlukan waktu,” bebernya.

Sementara di level kabupaten, Pemkab Sleman bekerjasama dengan Bulog DIY melakukan operasi pasar. Sasaran utamanya adalah komoditas gula pasir. Pekan lalu, operasi pasar tahap pertama telah dilaksanakan.Gula pasir yang disiapkan pada operasi itu sebanyak 1,5 ton yang dijual dengan harga Rp 12.500/kg.

“Kami masih berdiskusi dengan Bulog untuk rencana operasi pasar tahap berikutnya,” kata Mae.Disamping gula pasir, pada kegiatan operasi itu disediakan pula minyak goreng sebanyak 36 liter yang dipasarkan seharga Rp 12.500/liter, tepung terigu sebanyak 20 kg seharga Rp 8.000/kg, dan beras sebanyak 200 kg seharga Rp 58.000 per kemasan 5 kg.Langkah operasi pasar itu diharapkan bisa membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok, khususnya saat bulan ramadhan dan menjelang Idul Fitri.


Amelia Hapsari

1 KOMENTAR