Hanya Membawa Bacawabup, Pendaftaran PPP Ditolak KPU

WONOSOBO, SM Network – Pendaftaran Bakal Calon Bupati (Bacabup) dan Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) DPC PPP Wonosobo ditolak KPU setempat, Senin (14/9) dini hari. Hal itu lantaran kelengkapan dan keabsahan berkas yang dibawa tidak memenuhi sarat pencalonan, bahkan PPP hanya bersama Bacawabup Jefry Asmara tanpa Bacabup yang direkomendasikan yaitu incumbent Eko Purnomo.

Rombongan PPP yang dipimpin Ketua DPC PPP Udik Ridawan, didampingi Sekretaris Arisman beserta rombongan datang ke KPU Minggu malam. Sesaat kemudian disusul Bacawabup Wonosobo Jefry Asmara tepat pukul 00.00 WIB. PPP yang hanya memiliki 3 kursi di legislatif juga tidak bersama partai koalisi yang belum tergabung dalam koalisi besar, dalam hal ini Gerindra dengan 6 kursi dan Perindo dengan 1 kursi.

Ketua KPU Wonosobo, Asma’ Khozin mengatakan, setelah melalui rapat pleno yang dilakukan KPU, kelengkapan dan keabsahan berkas dokumen persyaratan yang diajukan PPP dinyatakan ditolak. “Dalam penelitian dokumen persyaratan, berkas persyaratan tidak lengkap. Keabsahan juga tidak lengkap, tidak disertai tandatangan dari partai Gerindra sebagai partai koalisi,” tandasnya.

Dokumen rekomendasi PPP dijelaskan Asma juga tidak memenuhi persyaratan, karena tidak dilegalisir satu tingkat di atasnya, hanya ditandatangani dari DPC PPP. “Sesuai peraturan perundang-undangan yang ada, saat mendaftaran paslon, partai atau koalisi partai harus menenuhi syarat 20 persen kursi DPRD atau setara dengan 9 kursi. Sedang PPP tanpa koalisi dengan partai lain hanya memiliki 3 kursi dan tidak memenuhi syarat pencalonan,” jelasnya.

Asma menambahkan, sesuai aturan yang ada pasangan calon harus datang sendiri secara fisik kala melakukan pendaftaran, kecuali ada alasan khusus yang dibuktikan dengan surat resmi dari instansi yang berwenang. Namun saat melakukan pendaftaran PPP hanya bersama Bacawabup Jefry Asmara tanpa Bacabup Eko Purnomo.

Ketua DPC PPP, Udik Ridawan menyatakan memberanikan diri datang ke KPU untuk mendaftarkan calon. Hal itu sebagai bentuk keseriusan PPP dalam mengawal rekomendasi. Terkait tidak datangnya Gerindra dan Eko Purnomo, Udik tidak berbicara banyak. Pihaknya mengaku telah gugur kewajiban untuk mengawal rekomendasi sampai akhir pendaftaran.

“Ini jadi pembelajaran bagi masyarakat Wonosobo. Kita buktikan siapa yang konsisten siapa yang tidak, masyarakat bisa menilai. Kita dalam membuat rekomendsai tidak sembarangan, hasilnya teman sebelah tidak mendaftarkan silahkan, itu bukan dari kewenangan kami. Yang terpenting kewajiban kami dalam mendaftarkan rekomendasi telah selesai,” tandasnya.

2 Komentar

  1. 714931 727988Greetings! This is my initial comment here so I just wanted to give a quick shout out and tell you I genuinely enjoy reading through your weblog posts. Can you recommend any other blogs/websites/forums that deal with the same topics? Thank you so much! 3289

  2. 44821 281354But wanna say that this really is invaluable , Thanks for taking your time to write this. 937018

Tinggalkan Balasan