SM/Asef F Amani - RSJ SOEROJO: Rumah Sakit Jiwa Prof Dr Soerojo Magelang, menjadi salah satu rumah sakit yang sempat merawat pasien positif Covid-19.

MAGELANG, SM Network – Tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kota Magelang mengonfirmasi seluruh rumah sakit di Kota Tidar kini tidak ada yang merawat pasien positif corona. Hanya saja, masih ada seorang pasien positif Covid-19 yang menjalani karantina mandiri.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Magelang, dr Majid Rohmawanto mengatakan, pasien terakhir yang diperbolehkan pulang dari rumah sakit berasal dari Kelurahan Gelangan, Magelang Tengah. Pasien tersebut berinisial SG usia 13 tahun asal Kelurahan Gelangan.

“Laporan dari RST dr Soedjono hari ini, SG yang dirawat sejak 14 Juni lalu itu sudah dinyatakan sembuh. SG menjadi pasien terakhir yang dirawat karena positif Covid-19. Dengan begitu, seluruh rumah sakit di Kota Magelang kini tidak ada yang merawat pasien positif corona,” ujarnya, Senin (29/6).

Dia menuturkan, memang sudah tidak ada yang dirawat di RS, tapi masih ada seorang pasien positif corona yang menjalani karantina mandiri. Dia adalah laki-laki berusia 46 tahun, asal Kelurahan Kramat Selatan, yang diperbolehkan karantina mandiri di rumah dengan pengawasan Dinas Kesehatan Kota Magelang.

“Kondisinya membaik, sehingga boleh pulang, tapi harus karantina mandiri selama 14 hari ke depan. Dinkes akan terus melakukan tes terhadap pasien yang bersangkutan,” katanya.

Plt Kepala Dinkes Kota Magelang itu mengutarakan, pihaknya intens melakukan tes swab masyarakat yang terlibat kontak erat dengan PDP maupun pasien positif. Hasilnya sebagian besar negatif dan tidak ada penambahan satu pasien baru.

“Tes swab tetap kita gelar secara rutin dan intens. Kita harapkan kondisi ini terus membaik sampai ke depannya, sehingga Kota Magelang bisa menerapkan Normal Baru,” jelasnya.

Sementara itu, Sekda Kota Magelang, Joko Budiyono menegaskan, Pemkot Magelang harus menunggu hasil tes swab sejumlah pasien dalam pengawasan (PDP), orang dalam pemantauan (ODP), dan orang tanpa gejala (OTG), serta mereka yang terlibat kontak erat. Bila tidak ada penambahan selama beberapa minggu ke depan, maka Kota Magelang dapat direkomendasikan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jawa Tengah memasuki New Normal.

“Harapan kami tentu demikian. Namun, tidak ada pasien positif yang dirawat bukan berarti kita boleh terlena. Kita tetap harus waspada dan disiplin menjalankan protokol kesehatan secara ketat,” tegasnya.

Pemerintah, katanya, tetap melakukan pembatasan terhadap berbagai sektor. Untuk kegiatan yang sifatnya mengundang kerumunan masih tidak diperkenankan, kecuali dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat, seperti menjaga jarak minimal 1 meter, mengenakan masker, dan rajin cuci tangan.

“Masyarakat diharap tetap patuh terhadap protokol kesehatan untuk mengantisipasi adanya penyebaran kembali virus corona di Kota Magelang,” imbuhnya.


Asef Amani

4 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here