ilustrasi

KEBUMEN, SM Network – Munculnya nama Eno Syafrudin yang digadang maju sebagai kandidat bupati pada Pilbup 2020 belum ditangkap PKS. Menantu Wapres KH Maruf Amin itu diketahui baru muncul belakangan di saat PKS mulai menggodok dua nama kandidat bupati yang sudah lebih dulu mengemuka ke publik.

Masing-masing yakni Yazid Mahfudz yang kini menjabat Bupati Kebumen dan Arif Sugiyanto yang menjabat Wakil Bupati Kebumen. “Untuk nama Eno Syafrudin memang belum masuk,” kata Sekretaris DPD PKS Kebumen Pramono yang dihubungi Minggu (29/3).

Lebih lanjut, pihak dari Eno sendiri juga belum berkomunikasi dengan PKS terkait pencalonannya pada Pilbup yang direncanakan 23 September 2020 mendatang. Dan pihaknya selalu terbuka untuk melakukan komunikasi politik dalam menghadapi pesta demokrasi langsung.

Sementara, dukungan agar Eno maju Pilkada tahun ini menguat setelah deklarasi tolak calon tunggal oleh sukarelawan dari sejumlah elemen masyarakat beberapa waktu lalu. Mereka mengatasnamakan Mari Bersatoe Bersama Relawan Eno Syafrudin (Mario Broes).

Sebagai Oase Sejumlah tokoh dari Nahdlatul Ulama (NU) pun mengapresiasi kemunculan Eno sebagai oase di tengah kegersangan politik yang mengarah calon tunggal. Di mana pasangan Arif Sugiyanto – Ristawati yang direkomendasi PDIP, telah mendapat dukungan dari banyak partai, mulai Golkar, PAN dan Nasdem.

Partai lainnya seperti Gerindra yang diwakili Ketua DPC Agung Prabowo, bahkan sebelumnya ikut mengantar pendaftaran Arif Sugiyanto sebagai bakal calon bupati ke PDIP. Begitu pula PPP yang diwakili oleh Ketua Desk Pilkada DPC Wahid Mulyadi.

Kendati, sampai sekarang, baik partai berlambang kepala garuda maupun Ka’bah tersebut belum memberikan dukungan secara resmi. “Sepertinya saat ini lagi pada fokus penanganan korona. Tapi mestinya komunikasi politik menghadapi Pilbup 2020 tetap bisa dilakukan,” jelas Pramono.

Dari kabar yang diterima Suara Merdeka, Eno yang hendak ke Kebumen dari Jakarta akhir pekan ini, ternyata tidak diperkenankan oleh protokoler kepresidenan lantaran virus korona. Saat dikonfirmasi kepada Marsino, yang sama-sama pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPD PAN Kebumen, kedatangan Eno ke Kebumen menunggu diperbolehkan oleh protokoler kepresidenan. “Kita tunggu saja tanggal mainnya,” terang Marsino yang Mantan Ketua Karang Taruna Kebumen itu.


Arif Widodo

1 KOMENTAR