Gus Yazid Optimistis Pilbup Kebumen Diikuti Lebih dari Satu Paslon



KEBUMEN, SM Network – Masa pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati oleh partai politik (parpol) maupun gabungan parpol ke KPU Kebumen dijadwalkan pada 16-18 Juni 2020. Meski demikian, Pilbup Kebumen 2019 dibayang-bayangi narasi pasangan calon tunggal. Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz pun menanggapi adanya narasi calon tunggal yang berhembus utamanya di media sosial.

Menurut Gus Yazid, baru dua parpol yang sudah menentukan pilihan yakni PDI Perjuangan dan Partai Golkar. Artinya masih ada tujuh partai yang belum menentukan pilihan. Yang jelas, Gus Yazid optimistis pesta demokrasi di Kebumen akan diikuti oleh lebih dari satu pasangan calon.

“Masa bumbung kosong, kayak ora duwe wong. Kan gitu,” ujar Yazid Mahfudz kepada wartawan usai menghadiri Pengambilan Sumpah/Janji dan Pelantikan Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Hotel Mexolie, Sabtu (29/2).

Disinggung pencalonan dirinya, selain telah mengikuti fit and proper test di DPP PKB, pihaknya juga telah melakukan komunikasi politik dengan sejumlah partai. Antara lain dengan Partai Nasdem dan PPP.

“Nanti juga saya akan ketemu lagi dengan Pak Muhaimin (Ketum PKB). Tapi ketemu saya sudah membawa calon wakil Bupati,” ujar Gus Yazid. Didesak siapa tokoh yang akan dijadikan bakal calon wakil bupati, Gus Yazid hanya enggan menyampaikan dengan gamblang. Dia hanya memberikan satu petunjuk. “Putra kulon kali,” katanya.

Jaga Netralitas Dalam kesempatan itu, jumlah anggota PPK yang dilantik sebanyak 130 orang. Mereka telah melalui sejumlah proses seperti pendaftaran, seleksi administrasi dan tes tertulis berbasis komputer. Dari proses itu dipilih 10 tertinggi yang mengikuti tes wawancara. Dari 495 orang yang mendaftar, akhirnya terpilih 130 orang yang diambil sumpahnya.

“Masa kerjanya mulai 1 Maret – 30 November 2020 atau sembilan bulan ke depan,” ujar Ketua KPU Kebumen Yulianto.

Yulianto menambahkan, Pilbup memiliki perbedaan eskalasi dibanding pemilihan umum lainnya.  Mengingat kontestan maupun penyelenggara berasal dari daerah setempat yang tentu saling mengenal.

“Untuk itu, PPK harus menjaga netralias dalam menjalankan tugasnya,” tandasnya.

Lebih lanjut, Yulianto menambahkan bahwa KPU Kebumen siap melaksanakan Pilbup 2020 berapa pun pesertanya. Baik satu, dua atau tiga pasangan calon. Apabilan terjadi satu, dua atau tiga, regulasinya sudah ada. “Hanya saja, jika satu pasangan saja, ada beberapa yang KPU review ulang. Misalnya  terkait debat pasangan calon, dan mekanisme sosialisasi,” ujarnya.


Supriyanto

Tinggalkan Balasan