Guru dan Pegawai MTsN 7 Kebumen Ikuti Pembekalan Pembelajaran Tatap Muka

PREMBUN, SM Network – Sebanyak 68 guru dan pegawai MTsN 7 mengikuti pembekalan pembelajaran tatap muka masa adaptasi kebiasaan baru, kemarin. Kegiatan pada madrasah yang berada di Prembun itu sebagai persiapan pelayanan kepada para siswa sesuai dengan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

“Kami menggandeng Dinkes dan Puskesmas untuk memberikan pembekalan kepada seluruh guru dan pegawai dalam menghadapi pembelajaran tatap muka,” kata
Kepala MTsN 7 Kebumen Drs H Imam Pratomo MPd.

Tampil sebagai narasumber Ahmad Muhibin dari Dinkes Kebumen dan Kepala Puskesmas Prembun dr Wahyudi Pramono yang datang beserta tim. Menurut Imam, pembekalan sekaligus sosialisasi itu diharapkan ada satu pemahaman dan langkah dalam melaksanakan tatap muka sambil menunggu rekomendasi tatap muka turun.

Dikatakan Imam, seluruh guru, pegawai dan siswa telah diberikan alat pelindung diri (APD) berupa masker, face shield/pelindung muka. “Dan ini wajib dipakai selama melaksanakan aktivitas. Perlengkapan yang lain juga telah disiapkan antara lain tempat cuci tangan dengan air mengalir, handsanitiser serta dilakukan penyemprotan disinfektan secara rutin,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu Ahmad Muhibin dari Dinas Kesehatan Kebumen meminta masyarakat untuk berperan aktif dalam menghadapi pandemi Covid-19 dengan tetap mematuhi protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran virus tersebut.

“Dengan pemberlakuan pembelajaran tatap muka era adaptasi kebiasaan baru diharapkan seluruh guru, pegawai dan siswa yang akan melakukan aktivitas tetap melakukan protokol kesehatan, sehingga kita dapat memutuskan mata rantai penyebaran virus Covid-19″ jelasnya.

Kepala Puskesmas Prembun Wahyudi Pramono menyampaikan pentingnya memperkuat kekebalan tubuh dengan makan makanan yang bergizi, banyak mengadung vitamin C dan vitamin K serta berolahraga.

“Didalam tubuh ini Alloh SWT sudah memberikan kekebalan untuk melawan serangan virus. Apabila kekebalan tubuh kita kuat maka kita akan sehat dan jikalau lemah maka akan jatuh sakit bahkan bisa meninggal dunia,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan