Gunung Tidar Mestinya Beri Keuntungan Lebih bagi Masyarakat Sekitar

MAGELANG, SM Network – Calon Wali Kota Magelang, Aji Setyawan menyoroti keberadaan Gunung Tidar yang mestinya memberi keuntungan lebih bagi masyarakat yang tinggal di sekitarnya. Mengingat, destinasi wisata alam dan religi yang berstatus sebagai kebun raya ini sudah dikenal dan dapat dioptimalkan lagi untuk memberi dampak positif bagi masyarakat.

“Tidak ada yang menyangkal kalau Gunung Tidar sekarang sudah menjadi tempat wisata religi paling terkenal di eks-Karesidenan Kedu. Ribuan orang bahkan datang satu malam. Ini sebenarnya potensi, meski saat ini kita masih dalam pandemi, sehingga kunjungan harus dibatasi,” ujarnya saat berkunjung ke Kampung Sidosari, Kelurahan Magersari, beberapa waktu lalu.

Putra sulung Wali Kota Magelang ini menilai, yang tidak kalah penting dalam pengembangan kawasan wisata ini adalah peningkatan sumber daya manusianya (SDM). Pasalnya, lokasi sebaik apapun, seindah apapun, jika tanpa kekompakan warganya, maka mustahil dapat mengundang ketertarikan wisatawan.

“Optimis saja, kalau nanti masyarakat sini menjadi berdaya, maka jiwa pariwisata mereka akan terlatih. Sehingga, tidak hanya Gunung Tidar yang ramai, tetapi sekitaran gunung pun juga terkena dampak positifnya,” katanya.

Atara pengembangan SDM pariwisata dan peningkatan perekonomian, kata Aji, adalah dua program yang mesti berjalan beriringan. Dia pun membawa visi misi mewujudkan Kota Magelang sebagai kota cerdas yang maju, religius, dan berbudaya menuju masyarakat sejahtera dan madani.

Pariwisata dinilainya menjadi salah satu sektor yang wajib diperhatikan. Terlebih dengan kemampuan sumber daya alam (SDA) yang terbatas di Kota Magelang, maka sektor jasa dan SDM yang profesional adalah acuan utama membawa masyarakat semakin sejahtera.

“Terlebih di Sidosari ini warga masih guyub, gotong-royong, dan kerja bakti. Masyarakat juga mempertahankan kearifan lokal, seperti tradisi sadranan, sedekah bumi, kirab budaya, dan lain sebagainya. Ke depan saya harap, kegiatan pelestarian budaya ini bisa menjadi ikon yang mampu mendatangkan wisatawan dari manapun,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan