Exif_JPEG_420

YOGYAKARTA, SM Network- Seorang anak di bawah umur berinisial D (16), warga Kota Jogja punya cara licik untuk mendapatkan obat-obatan terlarang. Dengan memanfaatkan resep dokter, D berhasil menembus obat-obatan seperti Riklona dan Yarindo. Celakanya, D juga menjual obat-obatan tersebut.

“Modusnya si D ini dia ke dokter di sebuah rumah sakit untuk memeriksakan kesehatannya. Ke dokter dia mengeluh depresi, tidak bisa tidur. Lalu dokter membuatkan resep dan oleh si D resep ini kemudian ditebus untuk mendapatkan obat seperti Yarindo dan Riklona,” kata  Kanit I Satresnarkoba Polresta Yogyakarta AKP Dwi Astuti saat rilis perkara di kantornya, Kamis (30/1).

Dari pengakuan D, ungkap Dwi Astuti, ternyata tak hanya satu rumah sakit yang disambanginya untuk mendapatkan resep. Setidaknya D menyambangi dua rumah sakit untuk memeriksakan diri agar bisa mendapatkan resep.

“Ini sudah berjalan sekitar 4 sampai 5 tahun. Kalau dalam sekali saja dia menembus resep untuk mendapatkan 30 sampai 60 butir obat baik Riklona atau Yarindo, tentu sangat banyak obat-obat itu didapatnya. Maka dia pun dengan mudah menjualnya lagi dimana sebagian memang dipakai untuk konsumsi pribadi,” jelasnya.

D ditangkap di rumahnya berkat penangkapan yang dilakukan polisi terhadap seorang tukang becak berinsial F pada 16 Januari lalu. Dari tangan F polisi mendapatkan barang bukti 30 butir pil Riklona.

“Sementara dari tangan D polisi mendapatkan uang senilai Rp 950 ribu yang merupakan uang dari hasil penjualan obat-obatan tersebut. Dari pemeriksaan D ini memang sudah kecanduan obat-obatan seperti itu. Dia putus sekolah sejak kelas 5 SD dan proses hukum tetap berjalan meski dia akan kami kirimkan dahulu ke RS Grasia,” tuturnya.

Tersangka D dan F sendiri merupakan beberapa pelaku penyalahgunaan narkoba dan psikotropika yang ditangkap Res Narkoba Polresta Jogja sepanjang Januari ini. Selain mereka berdua, polisi juga mengamankan JSK dan IRD karena kedapatan menyimpan Yarindo serta Calmet Alprazolam. Serta Y dan EDS yang ditangkap karena menyimpan dan menggunakan tembakau gorilla.

“Untuk tembakau gorilla kami amankan lebih dari 1 gram. Sementara pil Yarindo, Riklona dan Alprazolam secara total kami sita 138 butir,” tandas Kasat Narkoba Polresta Jogja Kompol Sukar. (Gading Persada)Area lampiran

Gading Persada

1 KOMENTAR