SM/Raditia Yoni Ariya - TINJAU GUDANG: Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq dan Wabub Hery Ibnu Wibowo meninjau gudang pabrikan rokok, Selasa (7/7).

TEMANGGUNG, SM Network – Bupati Temanggung HM Al Khadziq dan Wakil Bupati Heri Ibnu Wibowo, siang ini bertandang ke gudang pembelian perwakilan PT Gudang Garam di Kecamatan Bulu. Kedatangannya adalah untuk meminta pabrik rokok menyerap tembakau petani meski ditengah pandemi Covid-19. Pihak industri juga diminta untuk mengutamakan pembelian tembakau asli dan murni hasil petani Temanggung dengan harga pantas sesuai kualitasnya.

Dalam pertemuan tersebut Bupati dan Wakil Bupati ditemui oleh para pimpinan perwakilan PT Gudang Garam yakni Tjhin Tjong Giong, Hartanto, dan Tjong Yen. Mereka membicarakan pembelian tembakau sebab sebentar lagi akan tiba masa panen raya di wilayah Kabupaten Temanggung.

“Dalam situasi sulit seperti sekarang ini memang harus ada komitmen semua pihak untuk mengutamakan ekonomi masyarakat dan mengembalikan kondisi ekonomi daerah. Sehingga penyerapan tembakau lokal hasil petani Temanggung menjadi sesuatu yang sangat penting untuk dilakukan dan diutamakan. Harganya juga yang pantas lah, karena tembakau asli kita ini kualitasnya paling tinggi di dunia”,ujar Bupati Selasa (7/7).

Bupati meminta kepada semua pihak, baik perwakilan pabrik, pedagang, pengepul, jangan menjadikan Covid-19 sebagai alasan untuk menekan harga jual tembakau. Jangan pula dijadikan alasan untuk tidak menyerap tembakau asli Temanggung.

“Pedagang, petani, perwakilan pabrik rokok, semua memang harus hati-hati terhadap bahaya Covid, tetapi jangan sampai kemudian ada yang dirugikan, jangan sampai ada yang dipersulit. Kalau semua pihak bisa hati-hati, insyaallah kita aman dari Covid dan urusan mbakon tetap lancar”,kata Bupati.

Mekanisme pembelian dari Gudang Garam nantinya akan menerapkan protokol Covid-19 untuk keamaanan dan kebaikan bersama. Selain itu pihak pabrikan mewanti-wanti agar tembakau asli Temanggung tidak dicampur dengan tembakau luar sebab bisa menurunkan kualitas.

“Kami akan mengutamakan pembelian tembakau asli dan murni Temanggung. Tapi kami meminta para petani, pengepul, pedagang tidak mencampur tembakau asli Temanggung dengan tembakau dari luar,”kata Tjong Giong.

Hadik pun menimpali agar penerapan protokol Covid-19 jangan sampai menyulitkan pedagang dan petani dalam menjual tembakaunya. Jangan sampai pula antrian masuk gudang mempengaruhi keseimbangan supply dan demand, sehingga mengakibatkan turunnya harga tembakau di tingkat petani.


(K41)

4 KOMENTAR