Gubernur : Jateng Belum Terapkan New Normal

TEMANGGUNG, SM Network – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan bahwa wilayahnya belum akan menerapkan new normal, sebab pandemi belum berlalu dan angka positif masih tinggi. Diapun meminta kepada kabupaten/kota untuk tidak terburu-buru menerapkan status new normal, terlebih kondisi masing-masing daerah berbeda.

“Jateng belum akan menerapkan new normal, aja kesusu, jadi cerita normal barunya kita tunda dulu, soalnya begitu sekali saja ngomong new normal akan mak byuk banyak kemarin saja masyarakat seluruh Indonesia sepedaan. Ada daerah yang masuk zona merah, ada yang kuning, dan ada yang hijau. Lebih baik latihan sektor dan subsektor dulu,”ujarnya usai sidak pasar tradisional di Temanggung, Selasa (16/6).

Dari pengamatannya, berdasar versi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di wilayahnya ada tiga daerah zona merah, yakni Kota Semarang, Kabupaten Demak, dan Kabupaten Magelang, lainnya kuning. Kemudian untuk yang masuk zona hijau adalah Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Wonosobo.

Indikator new normal itu antara lain, grafiknya sudah turun, sudah melandai dan melantai. Melandai itu turunnya tajam dan melantai itu sudah datar terus serta konsisten. Jika sudah konsisten baru boleh menerapkan uji coba new normal, tapi jika kelak ada muncul lagi maka harus ditarik kembali.

“Konsistensi itu harus diukur setidaknya 14 hari. Kalau dia konsisten selama 14 hari berturut-turut tidak ada penambahan kasus sama sekali sepertinya daerah-daerah itu boleh mulai ujicoba. Jawa Tengah secara keseluruhan provinsi belum, tetapi ada beberapa kabupaten bisa ujicoba. Sebab jika ada kasus lagi akan lebih sulit lagi, seperti Korea sama Jepang saja kemudian menarik kembali new normalnya,”katanya.


Raditia Yoni Ariya/K41

Tinggalkan Balasan