SM/Arif Widodo - KOMPAK : Sejumlah perwakilan Ormas kompak saat foto bersama pada sela-sela deklarasi GPK Kebumen di Rumah Makan Yunani 19, Sruweng, Sabtu (21/11).

KEBUMEN, SM Network – Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) Kebumen masa bakti 2020 – 2025 dideklarasikan di Rumah Makan Yunani 19 Sruweng, Sabtu (21/11). Deklarasi tersebut dilakukan menyusul kevakuman GPK beberapa periode sebelumnya.

Acara yang juga diisi deklarasi Laskar Toriq Bin Ziyad dan Dzikro Maulid Nabi Muhammad Saw dengan pembicara KH Wafi Maimoen Zubair itu berlangsung semarak dengan mengundang sejumlah Ormas. Antara lain FPI, Anshor, Pemuda Pancasila dan Kokam Muhammadiyah.

Bahkan dari GPK Se-Barlingmas yakni Banjarnegara, Purbalingga dan Banyumas. Masing-masing yang datang dengan perwakilan lebih dari dua orang itu pun kompak dalam sesi foto bersama di sela-sela deklarasi tersebut. Sebagaimana tema yang diusung yakni GPK Pemersatu Umat.

“Kita ingin agar GPK Kebumen bisa menjadi wadah, tidak hanya bagi para santri, namun juga kiai, habaib, serta generasi milenial, untuk bersinergi dan mengisi dengan hal-hal positif demi kebaikan Kebumen,” kata Ketua GPK Kebumen Nur Khadik seraya memekikkan yel-yel GPK bangkit.

Diakui, selama beberapa periode sebelumnya, GPK Kebumen vakum. Dengan deklarasi tersebut menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali organisasi sayap PPP tersebut. Hadir dalam deklarasi itu Ketua DPC PPP Kebumen Mukhsinun, Pengurus GPK Jawa Tengah Fadlun Haryanto serta calon wakil bupati Ristawati.

Nur Khadik juga menyampaikan komitmennya untuk bersinergi dengan berbagai pihak. Tindak-lanjut dari deklarasi itu akan dibentuk pengurus anak cabang (PAC) di 26 kecamatan serta ranting-ranting di desa Se-Kebumen.

Ketua DPC PPP Kebumen Mukhsinun dalam sambutannya mengatakan, dengan sinergitas dan gerakan hingga akar rumput diharapkan GPK bisa mempersatukan umat. “Dan tentunya membawa prospek bagi PPP supaya menjadi tiga besar pada Pemilu 2024,” ucapnya.

Disebutkan, PPP merupakan warisan ulama dan habaib. Sehingga menjadi tanggung jawab bersama untuk nguri-uri atau melestarikan. Kuncinya bersatu. Sebab, dengan bersatu menjadi kuat dan kekuatan menghasilkan kemenangan.

Mukhsinun yang Mantan Anggota DPRD Kebumen itu lantas mengambil keteladanan Bung Tomo yang sowan KH Hasyim Asy’ari untuk jihad mengusir penjajah. Ia juga menyampaikan wasiat sahabat Rasulullah, Ali bin Abi Tholib. Wasiat yang relevan dalam berorganisasi itu yakni tidak mementingkan diri sendiri, memiliki semangat dan punya prinsip serta keyakinan yang tinggi.

Kemudian Mukhsinun wanti-wanti kepada GPK sebagai sayap PPP untuk mengikuti kebijakan partai. Termasuk dalam menghadapi Pilkada 2020 yang mendukung pasangan calon bupati-wakil bupati Arif Sugiyanto dan Ristawati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here