SM/Supriyanto - GOWES BERSAMA: Dirut Bank Jateng Supriyatno gowes bersama dari Kantor Cabang Kebumen menuju objek wisata Pemandian Air Panas (PAP) Krakal, Jumat (12/3).

KEBUMEN, SM Network – Bank Jateng menyerahkan CSR sebesar Rp 100 juta untuk relokasi lima rumah korban tanah longsor di Desa Kedungwinangun, Kecamatan Klirong, Kebumen. Bantuan diserahkan dalam rangkaian Gowes Bersama Dirut Bank Jateng dan Forkopimda Kebumen.

Secara simbolis bantuan diserahkan oleh Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank Jateng Ony Suharsono kepada Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH saat Ngopi Bersama Forkopimda dan Dirut Bank Jateng di Kantor Cabang Bank Jateng Kebumen, Kamis (11/3) malam. Acara dihadiri oleh Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama, Dandim 0709 Kebumen Letkol Kav MS Prawiranegara Matondang, Ketua DPRD Kebumen H Sarimun SSy.

Tampak pula para pemimpin cabang di bawah Kantor Cabang Koordinator Magelang. Pagi harinya dilanjut Gowes Bersama Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno. Gowes dimulai dari Kantor Cabang Bank Jateng Kebumen menuju objek wisata Pemandian Air Panas (PAP) Krakal, Alian dan finish kembali di lokasi start. Sebelum berangkat, Supriyatno menuliskan kata-kata di atas prasasti “Guyub Rukun, Migunani Tumraping Kebumen.”

Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno menyampaikan bahwa gowes bersama itu merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-58 Bank Jateng yang diperingati pada 6 April 2021. Pihaknya ingin lebih memahami, mengetahui, mencermati sekaligus mengeksekusi apa-apa yang dibutuhkan setiap kabupaten termasuk Kebumen.

“Kebumen luar biasa, karena prospek ke depan pembangunan Jalur Lintas Selatan-selatan (JLSS) dan kegiatan pantai selatan dengan industri lautnya. Apalagi Pak Bupati Arif Sugiyanto kelihatannya ingin berlari cepat, sehingga Bank Jateng harus selaras mengikuti. Kami ingin memfasilitasi semua,  apa yang dibutuhkan dalam pembangunan ekonomi Kebumen agar pertumbuhan lebih cepat,” ujar Supriyatno.

Dengan adanya pandemi ini, imbuh Supriyatno semua sektor ekonomi terpukul tak terkecuali UMKM. Oleh karena itu, pihaknya ingin meningkatkan layanan kepada mitra usaha termasuk UMKM, melayani apa yang mereka butuhkan seperti permodalan, pemasaran, dan pendampingan. “Sekarang ini akses pasar tidak perlu secara fisik tetapi dengan digital. Hal ini perlu diperkenalkan kepada para pelaku UMKM agar ke depan situasi yang sudah berubah itu bisa diikuti dan pasar bisa diakses dengan baik,” katanya.

Yang tidak kalah penting, imbuh Supriyatno, adalah bagaimana memahami persoalan-persoalan ekonomi yang sekarang bukan hanya UMKM tetapi sektor usaha lain seperti pariwisata dan pertanian. Kebumen memiliki produk-produk unggulan seperti jenitri yang bisa dikembangkan, bukan hanya untuk kebutuhan pasar lokal tetapi ekspor. “Jika bisa dikembangkan ekonomi Kebuman akan tumbuh dengan baik dan bisa dinikmati bersama dari yang kecil, menengah maupun besar,” ujarnya.

Era Digitalisasi

Di era digitalisasi pembayaran bersifat non tunai. Ke depan masyarakat tidak perlu membawa uang tunai. Pihaknya akan menggarap pasar rakyat menggunakan pembayaran melalui sistem QRIS (Quick Response Code Indonesia Standar). “Mudah-mudahan ini bisa menjadi kenyataan dalam waktu dekat ini,” ujarnya.

Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank Jateng Ony Suharsono menambahkan, CSR diserahkan kepada lima orang masing-masing Rp 20 juta. Pemberian bantuan itu merupakan komitmen Bank Jateng dalam kepedulian sosial sekaligus wujud kepedulian Bank Jateng kepada masyarakat Kebumen. 

Dalam kesempatan itu, Ony menyampaikan komitmen Bank Jateng dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Kebumen. “Salah satunya mendukung rencana Bupati Kebumen yang akan membangun pintu gerbang di perbatasan wilayah Kebumen,” katanya didampingi Pemimpin Cabang Bank Jateng Kebumen HS Yudiantoro.

Kemudian Bank Jateng juga memperkuat UMKM dengan melalui finansial, peningkatan SDM dan inovasi model pemasaran terkini. Selain pemberian KUR dan memberikan pelatihan bagi UMKM, Bank Jateng memiliki aplikasi marketplace BiMart sebagai media UMKM untuk memasarkan produk-produknya. “Aplikasi ini sebagai tempat bertemunya penjual dan pembeli dan melakukan transaksi secara digital,” ujarnya.

Pemimpin Cabang Bank Jateng Kebumen HS Yudiantoro menegaskan bahwa Bank Jateng akan berkontribusi maksimal dalam speed up 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Kebumen.  “Sebagai BUMD pihaknya juga siap berperan maksimal mendukung Bupati dan Wakil Bupati Kebumen sebagai pemegang saham Bank Jateng dalam mewujudkan visi dan misinya,” ujarnya.