Gempa Blitar Dirasakan Sebagian Warga DIY

YOGYAKARTA, SM Network – Gempa dengan magnitudo 5,3 mengguncang wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa, Minggu (5/7) pukul 02.09 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisik (BMKG) merilis episenter gempa terletak di laut pada jarak 125 km arah selatan Kota Kanigoro, Kabupaten Blitar, Jawa Timur pada kedalaman 92 km.

Menurut Kepala Stasiun Geofisika Yogyakarta Agus Riyanto, gempa yang terjadi merupakan jenis menengah akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia. “Getaran ringan dirasakan sebagian warga di Kulonprogo, Bantul, Cilacap, dan Wonogiri. Sedangkan di daerah Blitar, Trenggalek, Nganjuk, Pacitan, dan Jember guncangannya terasa cukup keras seolah ada truk lewat,” ungkapnya.

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut. Tidak dilaporkan pula adanya gempa susulan. Sementara dari hasil analisa mekanisme sumber, gempa di awal Juli ini dinyatakan memiliki mekanisme pergerakan menurun atau normal fault.

“Kepada masyarakat diimbau tetap tenang. Hasil pemodelan menunjukkan gempa ini tidak berpotensi tsunami,” kata Agus.
Sepanjang kurun satu pekan terakhir, frekuensi gempa bumi di wilayah DIY, Jawa Tengah, dan Jawa Timur tergolong normal. BMKG mencatat tidak ada peningkatan aktivitas yang signifikan selama periode 26 Juni sampai dengan 2 Juli 2020.

Selama kurun waktu itu tercatat kejadian gempa sebanyak 9 kali terdiri dari 8 gempa dangkal, dan 1 gempa menengah dengan kekuatan magnitudo berkisar 2,9-4,6. Semua kejadian gempa itu disebabkan oleh aktivitas subduksi dan sesar lokal.


Amelia Hapsari

5 Komentar

  1. Like!! Great article post.Really thank you! Really Cool.

  2. Thanks for fantastic info I was looking for this info for my mission.

  3. I used to be able to find good info from your blog posts.

  4. 898643 323748very good post, i definitely enjoy this incredible site, persist in it 615840

Tinggalkan Balasan