Gelang Si Cantik, Inovasi Pelayanan Publik Andalan Sleman

SLEMAN, SM Network – Gerakan Literasi Mengangkat Prestasi dengan Membaca, Menulis, dan TIK atau disingkat Gelang Si Cantik menjadi program andalan Pemkab Sleman dalam lomba inovasi pelayanan publik tahun 2020 yang diselenggarakan Kementerian PAN-RB. Gelang Si Cantik adalah program inovasi hasil gagasan civitas SMPN 4 Pakem. Sasarannya untuk mendorong setiap siswa menghasilkan karya dan berprestasi lewat 10 kegiatan gerakan literasi yang melibatkan siswa, guru, dan masyarakat. Implementasinya melalui perpaduan membaca, menulis, dan memanfaatkan teknologi informasi.

“Program ini pertama kali diimplementasikan di SMPN 4 Pakem. Selanjutnya direplikasi oleh tiga sekolah yaitu SMPN 1 Depok, SMPN 1 Godean, dan SMPN 1 Pakem,” kata Bupati Sleman Sri Purnomo, Selasa (7/7).

Pihaknya dengan didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan Sleman, dan Kepala SMPN 4 Pakem telah melakukan presentasi program Gelang Si Cantik melalui zoom meeting di hadapan tim panel independen yang ditunjuk oleh Kementerian PAN-RB. Lebih lanjut Sri mengatakan, dampak positif dari inovasi tersebut berupa peningkatan prestasi siswa dari sebelumnya hanya 72 catatan prestasi menjadi 227 di tingkat kabupaten hingga internasional.

Selain peningkatan prestasi, dampak baik lain yang dipetik adalah pemanfaatan gawai untuk literasi serta tumbuhnya budaya literasi.
“Harapannya, apa yang dilakukan SMPN 4 Pakem ini bisa menjadi pelopor bagi SMP se-Kabupaten Sleman,” ujarnya. Sementara itu, Kepala SMPN 4 Pakem Ponidi menyampaikan, latar belakang inovasi ini mengingat rendahnya kunjungan dan peminjaman bahan pustaka di perpustakaan. Saat ini, siswa cenderung menggunakan gawai untuk kegiatan yang bersifat non literatif.

Adapun implementasi inovasi Gelang Si Cantik yakni reading time dengan wajib membaca buku 15 menit per hari, dan Jumat Literasi yang kegiatannya berupa membaca kisah, cerita, dan karya ilmiah remaja dengan ekstrakurikuler pendukung. Disamping itu diadakan workshop baca tulis melalui pelatihan menulis bagi siswa dan guru, pameran buku, diskusi buku, jurnalistik, dan fotografi. “Kami juga mengadakan lomba literasi sebagai pemantik, dan leading sekolah literasi. Yang paling utama adalah mengembangkan perpustakaan sekolah dan pojok literasi,” tukasnya.


Amelia Hapsari

5 Komentar

  1. Like!! Great article post.Really thank you! Really Cool.

  2. 703140 336961A very good clear cut answer and a fantastic concept. But how do I post any function on this internet site is another question. The Foureyed Poet. 351840

  3. 50406 186454There is noticeably a whole lot to realize about this. I suppose you produced certain good points in functions also. 1509

Tinggalkan Balasan