SM/Asef F Amani - DEKORASI WEDDING: Salah seorang pekerja mengerjakan dekorasi untuk contoh konsep wedding di Joglo Bu Condro Borobudur yang digarap oleh DG Management.

MAGELANG, SM Network – Mengawali tahun 2021, Dream Group (DG) memperluas lini bisnisnya di berbagai bidang. Meski masih di tengah pandemi Covid-19, DG memberanikan diri ekspansi pasar dengan rasa optimisme tinggi bisnis akan berkembang cepat ke depannya.

Owner DG, Dora Bineri mengatakan, keberaniannya ini tak lepas dari keberhasilan DG Organizer yang bergerak dibidang Wedding Organizer dan Event Organizer melakukan ekspansi jaringan ke beberapa wilayah di antaranya Yogyakarta, Temanggung, Semarang, dan Pati. Hal membuatnya semangat untuk terus memperluas lini bisnisnya yang lain. 

“Beberapa unit bisnis baru kami yang sudah beroperasi antara lain DG Management (bidang manajemen hotel, homestay, dan travel agent), Dream Group (bidang manajemen Food & Beverages), DG Production (bidang media serta penerbitan buku), dan DG Business (bidang laundry dan rental alat-alat protokol kesehatan),” ujarnya saat memperkenalkan salah satu unit bisnisnya di Pendopo Joglo Bu Condro Borobudur, akhir pekan lalu.

Dia menuturkan, Joglo Bu Condro Borobudur merupakan unit bisnisnya yang baru di bawah DG Management selain juga Omah Yudhi Temanggung, The Sun Tour and Travel Semarang, dan Joglo Garden  Pati. Pihaknya menjadi operator pengelola tempat tersebut, seperti Joglo Bu Condro dikelolanya menjadi salah satu lokasi wedding.

“Joglo Bu Condro asyik sekali tempatnya untuk wedding konsep Jawa, tradisional, maupun alam. Kita tawarkan sejumlah paket wedding dengan mengambil tempat di joglo ini, seperti Paket Wedding Angka Ayu dengan target pasangan calon pengantin yang akan menikah di bulan Syawal hingga akhir tahun 2021,” katanya yang akan meluncurkan paket ini pada 8 Maret mendatang saat digelar Wedding Expo di Artos Mall.

Menurut Dora, dibukanya unit bisnis ini merupakan bentuk optimisme DG di tengah pandemi. Meskipun bisnis utamanya, yaitu Wedding Organizer dan Event Organizer tengah lesu, masih banyak peluang yang mampu diciptakan. 

“Sesuai dengan namanya DG (Dream Group), perusahaan ini menyatukan mimpi orang-orang di dalamnya dan bagaimana cara untuk meraih mimpi tersebut. Meskipun masih di tengah pandemi, DG Organizer tetap optimis untuk mengejar target dalam keterbatasan. Sebab, DG Organizer dipercaya sebagai WO dan EO yang mematuhi standar protokol kesehatan,” paparnya. 

Sementara itu, Pemilik Joglo Bu Condro, Punjung Rahyuno mengaku, pihaknya menyambut baik kerja sama dengan DG Management ini. Terlebih di tengah pandemi Covid-19 ini, usahanya di sektor wisata agak sedikit lesu.

“Sebelumnya kita gunakan tempat ini untuk atraksi wisata dengan tamu dari turis asing, utamanya dari Eropa. Kita punya atraksi wisata sepeda, Dokar, dan juga pentas musik gamelan. Kebetulan di masa pandemi ini bisnis itu sepi,” tuturnya.

Dia menyebutkan, joglo ini sudah ada cukup lama dengan konsep ala desa. Di sekeliling joglo merupakan area ladang/kebun yang menambah asri kawasan eksotis ini.

“Saya harap dengan kerja sama ini dapat menarik wisatawan, utamanya lokal untuk datang ke joglo ini. Kami optimis joglo akan kembali ramai, seperti untuk lokasi wedding,” ungkapnya.