SM/Dananjoyo Kusumo

SM Network – Sejumlah umat Budha merayakan detik-detik Perayaan Trisuci Waisak 2564 BE tahun 2020 dengan cara online di Vihara Karangdjati yang terletak di Monjali St No.78, Gemangan, Sinduadi, Mlati, Sleman Yogyakarta, Kamis malam (7/5).

Sebanyak 6 orang tersebut hadir dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yaitu mencuci tangan, memakai masker dan Physical Distancing. Mengawali perayaan, umat menyalakan ratusan lilin di sekitar altar utama dengan patung Budha Siddhartha Gautama diatasnya.

SM/Dananjoyo Kusumo

Umat juga membakar puluhan dupa sebagai pelengkap saat melakukan sembahyang Pudja Bhakti dan doa Waisak. Perayaan detik-detik Waisak dipimpin oleh Pandita Muda Totok Tejamano dan dilakukan secara daring melalui platform Youtube dan Instagram.

“Tahun ini kita masih dalam kondisi pandemi Covid-19 karenanya kami rayakan dengan sistem online, siaran langsung atau live kepada para umat Budha,” terang Pandita Muda Totok Tejamano, sesaat setelah perayaan, Kamis malam (7/5).

Pandita Totok menjelaskan, Waisak sistem online ini dipilih karena sesuai dengan anjuran dari Kementrian Agama RI untuk mencegah terjadinya penyebaran virus corona kepada umat. Dengan sistem online perayaan Waisak dapat diakses seluruh umat Budha di Indonesia.

SM/Dananjoyo Kusumo

Tema Nasional perayaan Waisak 2564 BE tahun ini adalah Persaudaraan Sejati Dasar Keutuhan Bangsa. Dengan tema tersebut diharapkan seluruh masyarakat Indonesia dapat saling membantu dan bergotong royong di tengah mewabahnya Covid-19 di Indonesia.

“Seusai detik-detik Waisak tadi, kami mendoakan bangsa Indonesia utuk dapat saling menyemangati agar pandemi Covid-19 ini cepat berlalu. Dengan bersama-sama kita mampu melewati cobaan hidup ini,” pungkas
Pandita Totok.


Dananjoyo Kusumo

1 KOMENTAR