SM/Dananjoyo Umat Hindu menyerahkan sesaji saat mengikuti persembahyangan Hari Raya Galungan di Pura Jagadnata, Banguntapan, Bantul, DI Yogyakarta, Rabu (19/2). Hari Raya Galungan dirayakan setiap 210 hari sekali sebagai hari kemenangan kebenaran (Dharma) atas kejahatan (Adharma) dengan melakukan persembahyangan di tiap-tiap Pura. Hari Raya Galungan juga satu rangkaian dengan hari raya Kuningan yang jatuh pada 10 hari setelahnya.
SM/Dananjoyo Umat Hindu mengikuti persembahyangan Hari Raya Galungan di Pura Jagadnata, Banguntapan, Bantul, DI Yogyakarta, Rabu (19/2). Hari Raya Galungan dirayakan setiap 210 hari sekali sebagai hari kemenangan kebenaran (Dharma) atas kejahatan (Adharma) dengan melakukan persembahyangan di tiap-tiap Pura. Hari Raya Galungan juga satu rangkaian dengan hari raya Kuningan yang jatuh pada 10 hari setelahnya.
SM/Dananjoyo – Umat Hindu menerima tirta atau air suci saat mengikuti persembahyangan Hari Raya Galungan di Pura Jagadnata, Banguntapan, Bantul, DI Yogyakarta, Rabu (19/2). Hari Raya Galungan dirayakan setiap 210 hari sekali sebagai hari kemenangan kebenaran (Dharma) atas kejahatan (Adharma) dengan melakukan persembahyangan di tiap-tiap Pura. Hari Raya Galungan juga satu rangkaian dengan hari raya Kuningan yang jatuh pada 10 hari setelahnya.

2 KOMENTAR