SM/Dananjoyo Dua orang warga membeli ramuan mpon-mpon di pasar Beringharjo, Kota Yogyakarta, Rabu (4/3). Pasca pengumuman pasien positif terjangkit virus Corona COVID-19 di Indonesia, pedagang mengaku berbagai jenis rempah-rempah mulai dari jahe, kunyit hingga temulawak mengalami peningkatan permintaan hingga tiga kali lipat dibandingkan sebelumnya. Sementara untuk racikan ramuan mpon-mpon yang terdiri dari jahe, kunir, temulawak, sere, secang dan kayu manis dihargai Rp10 ribu per bungkusnya yang dapat diseduh hingga 1,5 liter air panas atau dapat diminum selama sekitar 5 hari.
SM/Dananjoyo Dua orang warga membeli ramuan mpon-mpon di pasar Beringharjo, Kota Yogyakarta, Rabu (4/3). Pasca pengumuman pasien positif terjangkit virus Corona COVID-19 di Indonesia, pedagang mengaku berbagai jenis rempah-rempah mulai dari jahe, kunyit hingga temulawak mengalami peningkatan permintaan hingga tiga kali lipat dibandingkan sebelumnya. Sementara untuk racikan ramuan mpon-mpon yang terdiri dari jahe, kunir, temulawak, sere, secang dan kayu manis dihargai Rp10 ribu per bungkusnya yang dapat diseduh hingga 1,5 liter air panas atau dapat diminum selama sekitar 5 hari.
SM/Dananjoyo Purwoto (49) pedagang pasar Beringharjo, menunjukkan ramuan mpon-mpon, di Yogyakarta, Rabu (4/3). Pasca pengumuman pasien positif terjangkit virus Corona COVID-19 di Indonesia, pedagang mengaku berbagai jenis rempah-rempah mulai dari jahe, kunyit hingga temulawak mengalami peningkatan permintaan hingga tiga kali lipat dibandingkan sebelumnya. Sementara untuk racikan ramuan mpon-mpon yang terdiri dari jahe, kunir, temulawak, sere, secang dan kayu manis dihargai Rp10 ribu per bungkusnya yang dapat diseduh hingga 1,5 liter air panas atau dapat diminum selama sekitar 5 hari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here