Erupsi Mengarah Barat Daya, 63 Warga Turgo Mengungsi

SLEMAN, SM Network – Warga Dusun Turgo, Kalurahan Purwobinangun, Kapanewon Pakem, Sleman mulai mengungsi. Arus pengungsian terlihat sejak Rabu (20/1) malam di gedung SD Sanjaya Tritis Turgo.

Hingga Jumat (22/1), jumlah pengungsi mencapai 63 jiwa berasal dari 30 KK. Rinciannya, 26 warga usia dewasa, 12 orang lansia, 17 anak-anak, dan 8 balita. Menurut Panewu Pakem Suyanto, warga tidak sepanjang hari berada di tempat evakuasi. “Waktu malam saja ada di pengungsian, pagi harinya kembali lagi ke rumah sambil melihat perkembangan situasi,” katanya, Jumat (22/1).

Menurut Suyanto, pergeseran warga ke tempat pengungsian merupakan inisiatif mereka sendiri. Pemkab belum memberi instruksi resmi untuk mengungsi karena berdasar rekomendasi BPPTKG, prakiraan daerah bahaya guguran lava dan awan panas maksimal 5 km sepanjang sektor selatan hingga barat daya.

Adapun, jarak Dusun Turgo berada pada jarak 6,5 km dari puncak. Meski tidak masuk zona bahaya, pemerintah tetap memfasilitasi apabila ada warga yang ingin mengungsi. Terlebih melihat aktivitas erupsi Merapi yang belakangan cukup intens.

Bahkan pada Rabu (20/1) lalu, dalam sehari terjadi 14 kali awan panas yang semua mengarah ke barat daya dengan jarak luncur paling jauh 1,5 km. “Kami sudah siapkan fasilitas untuk pengungsian termasuk kebutuhan logistik,” kata Suyanto.

Dia menambahkan, masyarakat cukup paham dengan karakter Merapi. Pada kejadian erupsi tahun 2008 silam, warga Turgo juga mengungsi selama beberapa hari di SD Sanjaya Tritis. Kapasitas ruangan di gedung sekolah tersebut dirasa memadai.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Sleman Joko Supriyanto mengatakan, antisipasi ancaman erupsi ke arah telah disiapkan. Saat ini seluruh tempat pengungsian, termasuk 12 barak milik BPBD sudah siap digunakan.

“Untuk Kalurahan Purwobinangun sudah disiapkan barak antara lain di Pandanpuro, dan Purwobinangun. Saat kondisi normal, bisa menampung 350 orang tapi di masa pandemi Covid-19 kapasitasnya hanya separo,” terangnya.

Untuk wilayah lain seperti Dusun Tunggularum, Kalurahan Wonokerto, Kapanewon Turi, dan Dusun Ngandong Tritis Girikerto juga sudah disusun skanario pengungsian apabila ada perluasan daerah bahaya.

Sesuai rencana kontingensi erupsi Merapi adaptasi terhadap protokol kesehatan Covid-19, pengungsian bagi warga Turgo disiapkan di barak utama Kalurahan Purwobinangun, dan SD Tawangharjo. Sedangkan Dusun Ngandong Tritis, tempat evakusi berada di Balai Kalurahan Girikerto, SMP Girikerto, SD Soprayan, dan Lapangan SMP 3 Turi. Untuk evakuasi ternask ditempatkan di Lapangan Nglempong.

Tinggalkan Balasan