Empat Pejabat Pemerintah Kabupaten Purworejo Diperiksa Kejaksaan

PURWOREJO, SM Network – Kejaksaan Negeri Kabupaten Purworejo memanggil sejumlah pejabat pemerintah daerah kabupaten setempat untuk diperiksa terkait dugaan kasus penyimpangan penyaluran bantuan propendakin (program peningkatan pendapatan masyarakat miskin) pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Purworejo, tahun anggaran 2018.

Hal itu mengemuka setelah beredar surat panggilan dari Kejaksaan Negeri Purworejo, tertanggal 17 Juni 2020, nomor B-929/M.3.34/Fd.1/06/2020, hal bantuan pemanggilan, yang ditujukan kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Purworejo. Dalam surat tersebut tertulis empat pejabat dipanggil untuk diperiksa.

Diantaranya, Yuli Dwi Praptanto (Inspektur Pembantu II pada Inspektorat Kabupaten Purworejo, Kepala Bagian Hukum dan Perundang-undangan Setda Kabupaten Purworejo, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Purworejo, dan Kepala Seksi Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat dan Pedesaan pada Dispermades Kabupaten Purworejo.

Para pejabat itu, diterangkan dalam surat panggilan, dipanggil untuk didengar/diminta keterangan pada hari Senin atau Rabu tanggal 23 atau 24 Juni 2020 di Kantor Kejaksaan Negeri Purworejo pukul 09.00 WIB.

Mengonfirmasi hal ini, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Purworejo, melalui Kepala Seksi Intelijen, Zainal Abidin, membenarkan adanya surat tersebut. Ia mengatakan, pemanggilan sejumlah pejabat ini dilakukan setelah ada surat perintah, tertanggal 16 Juni 2020 terkait penyelidikan dugaan penyimpangan penyaluran bantuan propendakin pada tahun 2018.

“Surat itu (pemanggilan terhadap sejumlah pejabat Pemkab Purworejo,red) benar adanya, (untuk dugaan kasus penyimpangan bantuan propendakin tahun anggaran 2018 di Kabupaten Purworejo,red) sedang dalam penyeledikan kami (Kejaksaan Negeri Purworejo),” katanya singkat.

Terkait dengan perkembangan kasus tersebut, Zainal Abidin belum dapat menjelaskan lebih lanjut.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Purworejo, Said Romadhon, tidak menampik adanya pemanggilan beberapa pejabat dibawah pimpinanya, terkait dugaan penyimpangan penyaluran bantuan propendakin.

“Benar, (informasi lebih lanjut,red) bisa ke Dispermades,” kata Said Romadhon, singkat, diwawancarai usai menghadiri acara di Kejaksaan Negeri Purworejo, siang hari ini.


Heru Prayogo

2 Komentar

  1. 644701 593588You created some decent points there. I looked on the net for any problem and located most individuals goes along with together along with your site. 129959

  2. 140899 444457Some genuinely beneficial information in there. Why not hold some sort of contest for your readers? 886412

Tinggalkan Balasan