Empat Masalah Jadi PR Cabup-Cawabup Wonosobo

WONOSOBO, SM Network – Wonosobo sampai kini masih menjadi salah satu Kabupaten termiskin di Jawa tengah. PR berat pun berada di depan mata Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Wonosobo yang akan mengikuti pemilihan serentak pada 9 Desember mendatang.

Bakal Calon Bupati (Bacabup) Afif Nurhidayat mengatakan, Wonosobo kini tengah menghadapi tantangan cukup berat untuk mengentaskan kemiskinan, meningkatkan kualitas pendidikan, menggenjot potensi periwisata dan pertanian yang ada.

“Masalah pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan, menggali potensi pariwisata dan pertanian tidak bisa diatasi oleh pemerintah. Tapi butuh keterlibatan semua elemen masyarakat,” cetus politisi yang juga menjabat Ketua DPRD Wonosobo saat silaturrahmi bersama Jaringan Perempuan Nahdliyin baru-baru ini.

Calon Wakil Bupati M Albar menyebut Wonosobo sejak dulu dikenal sebagai Kota Santri. Karena di daerah pegunungan ini banyak berdiri pondok pesantren yang diasuh Kiai Sepuh. Poro Kiai Sepuh, santri, pesantren menjadi aset yang sangat berharga bagi perkembangan dan kemajuan daerah Wonosobo.

“Karena itu, ke depan, Pemkab Wonosobo akan melibatkan kalangan Kiai, santri dan pesantren dalam menentukan kebijakan untuk memajukan daerah dan mensejahterakan masyarakat. Program pemerintah harus seijin Poro Kiai, melibatkan santri dan pesantren, termasuk kalangan perempuan nahdliyin,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan