SMN/Gading Persada - SEPI: Dua orang calon penumpang menunggu kedatangan kereta di peron tunggu Stasiun Lempuyangan Jogja yang sepi, Selasa (31/3).

YOGYAKARTA, SM Network – Setidaknya 5.000 lebih calon penumpang kereta api merubah jadwal keberangkatan mereka. Hal ini sebagai imbas merebaknya pandemi Covid-19 yang saat ini masih terjadi di dunia, termasuk Indonesia.”Sampai kemarin (5/4) pembatalan tiket dari tanggal 1 Maret sudah lebih dari 28 ribuan. Sementara yang mengubah jadwal sekitar 5.000-an,” papar Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta Eko Budiyanto, Senin (6/4).

Sayang, Eko belum bisa menyebutkan perubahan tanggal-tanggal yang dipilih calon penumpang tersebut. Namun diakuinya, karena korona ini, jumlah penumpang kereta yang pada hari biasa sebelum pandemi ini muncul bisa 30 ribu penumpang setiap harinya, maka saat ini rata rata turun drastis hingga kisaran 3.000 penumpang setiap harinya.

Maka dari itu ratusan pembatalan jadwal perjalanan kereta pun terpaksa diterapkan PT KAI mulai dari jadwal kereta jarak jauh hingga jarak dekat maupun kereta bandara.”Atas dasar itu kami memberikan kebijakan pembatalan tiket penumpang yaitu pemberian bea tunai langsung karena pembatalan KA selama wabah virus korona. Pengembalian bea tunai langsung berlaku mulai 1 April kemarin langsung  dilakukan pada hari h keberangkatan sampai dengan 30 hari setelah tanggal yang tertera pada tiket,” paparnya.

Terkait pandemi virus korona, tambah Eko, pihaknya mulai 8 hingga 30 April juga terpaksa membatalkan perjalanan kereta api Progo relasi Lempuyangan Yogyakarta –  Pasarsenen Jakarta mengingat jumlah penumpang kereta yang turun drastis.”Selain itu untuk mencegah rantai penularan virus korona PT KAI membatasi jumlah penumpang KA lokal termasuk Prameks sebanyak 150 persen menjadi 50 persen untuk physical distancing. Selain itu penumpang KA diharuskan mengenakan masker ketika naik KA,” tegasnya.

Adapun khusus untuk penumpang kereta api WNA (warga negara asing) baik perseorangan maupun rombongan yang tidak dapat melakukan proses pembatalan sendiri dapat diwakilkan kepada travel agent atau keluarganya yang berada di Indonesia dan pembatalan dilakukan di loket stasiun pembatalan yang ditentukan perusahaan untuk keberangkatan kereta mulai 26 Maret sampai 4 Juni mendatang.


Gading Persada

1 KOMENTAR