SM/Supriyanto - PENGEDAR HEXYMER: Tersangka pengedar pil Hexymer saat ditahan di Mapolres Kebumen, Jumat (8/5/2020).

KEBUMEN, SM Network – Pemuda pengangguran berinisial RZ (21) warga Desa/Kecamatan Sempor, Kebumen ditangkap jajaran Sat Resnarkoba Polres Kebumen karena diduga mengedarkan pil Hexymer secara ilegal. RZ yang kini telah berstatus sebagai tersangka ditangkap, Sabtu (4/4/2020).

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan mengungkapkan dari penangkapan itu polisi mengamankan enam butir sisa penjualan pil Hexymer kepada para pemuda. Motifnya adalah mencari keuntungan dari penjualan Pil Hexymer itu.
“Tersangka menjual paket pil Hexymer dengan harga antara Rp 50.000 sampai dengan Rp 100.000. Setiap paket berisi 10 butir pil Hexymer warna kuning,” jelas AKBP Rudy Cahya Kurniawan didampingi Kasat Resnarkoba AKP R Widiyanto, Jumat (8/4/2020).

Kepada penyidik, tersangka mengaku keuntungan penjualan itu ia gunakan untuk membeli rokok dan kepentingan pribadi. Dia pun pun mengetahui bahwa mengedarkan pil Hexymer secara ilegal adalah perbuatan melanggar hukum dan bisa dipenjara. “Selain mengedarkan, tersangka juga secara rutin mengkonsumsi untuknya pribadi untuk mendapatkan efek tenang mabuk,” ujar AKBP Rudy Cahya.

10 Tahun

Tersangka dijerat Pasal 196 Jo Pasal 98 Ayat (2) UU RI Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. Adapun ancaman paling lama 10 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 1 miliar.

Pil Hexymer merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan Hexymer juga harus dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaannya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Penggunaan obat Hexymer dalam dosis tinggi dapat menyebabkan beberapa efek samping, seperti bingung, eksitasi, dan gangguan jiwa. Efek samping obat Hexymer juga bersifat psikis. Ada beberapa kondisi psikis yang bermasalah, yaitu seperti kebingungan, halusinasi, hilang ingatan, euforia, dan gelisah.


Supriyanto

1 KOMENTAR