Dukung Pariwisata Bangkit, Gojek Inisiasi J3K

YOGYAKARTA, SM Network-Mendukung bangkitnya industri UMKM dan pariwisata di tengah pandemi global Covid-19, aplikasi Gojek memperkenalkan inisiatif Jaga Kesehatan, Kebersihan, dan Keamanan atau J3K. Inisiasi ini menerapkan protokol kesehatan yang merujuk pada rekomendasi Kementerian Kesehatan RI, dan WHO.

Penerapan protokol J3K melibatkan seluruh elemen yaitu mitra driver, mitra GoFood, dan pelanggan. “Melalui inisiatif J3K, kami siap untuk mendukung pariwisata di DIY bangkit kembali,” kata VP Regional Strategy Jabar & Jateng DIY Becquini Akbar saat peluncuran J3K di Pendapa Parasamya Sleman, Selasa (18/8).

Sejak awal pandemi, Gojek telah melakukan berbagai penyesuaian yang mengedepankan aspek kesehatan pada setiap layanan. Para mitra driver yang sudah dibekali protokol J3K juga disiapkan menjadi duta pariwisata Sleman dan DIY. “Kami berharap dalam waktu dekat dapat bersinergi dengan Dinas Pariwisata untuk mewujudkan rencana ini,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu dilakukan pula uji coba layanan roda dua GoRide yang dilengkapi dengan sekat pelindung. Selain GoRide, layanan roda rmpat GoCar juga telah dilengkapi sekat yang dipasangkan pada armada secara bertahap. Fasilitas ini merupakan standar baru layanan, sehingga pengguna dan mitra tidak dikenakan biaya tambahan.

Saat simulasi tampak pelanggan diminta mengenakan haircap dan masker sebelum naik ke motor. Helm juga terlebih dulu disemprot dengan disenfekfan bahkan dianjurkan bagi pelanggan membawa helm sendiri.

Sementara itu, mitra Gojek yang melayani pelanggan setiap hari diwajibkan mengecek suhu tubuh di enam titik posko aman J3K di Kota Yogyakarta. Pengecekan suhu juga diberlakukan bagi karyawan mitra usaha GoFood. Posko ini adalah bagian dari inisiatif J3K dimana fungsinya sebagai tempat disinfeksi kendaraan, pendistribusian masker, hairnet, tisu, dan hand sanitizer bagi para mitra driver.

Sementara bagi mitra GoFood diimbau untuk menyediakan wastafel dan hand sanitizer bagi mitra driver, dan menjaga makanan tetap higienis. Sebagai dukungan, Gojek telah mendistribusikan masker ke 50.000 outlet mitra UMKM, dan ribuan paket sanitasi termasuk selotip kemasan.

Bupati Sleman Sri Purnomo menilai ini adalah program yang bagus karena bisa memberikan jaminan proteksi kepada masyarakat. Bagi daerah, jalannya aktivitas masyarakat diharapkan bisa membangkitkan kembali perekonomian. Sebelumnya, Pemkab Sleman dan Gojek telah menjalin kerjasama dalam hal digitalisasi pasar tradisional.


Amelia Hapsari

6 Komentar

  1. Like!! I blog frequently and I really thank you for your content. The article has truly peaked my interest.

  2. I learn something new and challenging on blogs I stumbleupon everyday.

  3. Thanks for fantastic info I was looking for this info for my mission.

  4. I used to be able to find good info from your blog posts.

  5. 996315 239061Exceptional post nevertheless , I was wanting to know in the event you could write a litte a lot more on this subject? Id be very thankful should you could elaborate slightly bit much more. Thanks! 128815

Tinggalkan Balasan