Dukung Cegah Covid-19, PT Anugerah Abadi Magelang Serahkan Puluhan Ribu Masker

MAGELANG, SM Network – Di tengah pandemi virus korona (Covid-19), PT Anugerah Abadi Magelang (AAM) tergerak ikut membantu masyarakat dalam mencegah penyebaran virus tersebut. Caranya dengan mendonasikan 10.000 buah masker kain ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang.

Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Owner PT AAM, Woong Keun Yoo kepada Kepala BPBD Kabupaten Magelang, Edy Susanto di kantor BPBD Kabupaten Magelang, Selasa (7/4). Turut mendampingi Direktur PT AAM, Lee Myung Ho dan segenap jajaran manajemen.

Owner PT AAM, Woong Keun Yoo mengatakan, melalui program corporate social responsibility (CSR) pihaknya ingin membantu masyarakat dalam menghadapi pandemi virus tersebut. Meski tidak banyak, tapi bantuan masker kain ini diharap dapat membantu masyarakat.

“Perusahaan kita berdiri tahun 2017 lalu yang bergerak di garmen. Melihat kondisi saat ini, kita tergerak hati untuk membantu masyarakat, yakni mendonasikan masker kain yang kita produksi sendiri di pabrik,” ujarnya.

Dia menuturkan, bantuan ini seiring dengan instruksi Presiden bahwa, saat ini seluruh masyarakat harus memakai masker. Bahkan, secara spesifik disebutkan masker kain bagi masyarakat biasa, sedangkan tenaga medis dan orang sakit pakai masker medis.

“Dalam beberapa hari terakhir kami produksi sendiri masker kain ini dan sekarang kita serahkan ke BPBD yang nanti akan mendistribusikannya ke masyarakat. Jumlahnya memang tak banyak, tapi kami harap akan sangat bermanfaat,” katanya.

SM/Asef F Amani – BANTUAN MASKER: Owner PT AAM, Wong Keun Yoo didampingi Direktur PT AAM, Lee Myung Ho dan segenap manajemen simbolis menyerahkan bantuan 10.000 masker kain kepada Kepala BPBD Kabupaten Magelang, Edy Susanto untuk dapat didistribusikan ke masyarakat.

Direktur PT AAM, Lee Myung Ho menambahkan, selain memproduksi masker kain untuk donasi, pihaknya juga produksi untuk dijual secara umum. Tidak hanya masker kain, pabrik yang berada di Tempuran Kabupaten Magelang ini juga berencana memproduksi APD (Alat Pelindung Diri).

“Kami dalam proses perijinan memproduksi APD berupa baju hazmat yang anti virus untuk tenaga medis. Semoga semua lancar dan pekan depan sudah kita produksi massal. APD ini akan kita jual ke pasaran,” tuturnya.

Terkait protokol kesehatan di pabrik, Lee mengaku, sudah mengikuti protokol kesehatan dari pemerintah. Di antaranya seluruh karyawan memakai masker, menyediakan hand sanitizer, pengecekan suhu tubuh, dan membiasakan cuci tangan masuk ke ruang produksi.

“Sementara, karyawan yang masuk juga kita atur, sehingga tidak sama seperti hari biasanya. Hal ini guna mengurangi kerumunan orang, sehingga efektif dalam memutus rantai penyebaran Covid-19. Kalau ada karyawan yang sakit kita bawa ke klinik dan puskesmas,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Magelang, Edy Susanto mengapresiasi atas donasi masker kain yang dinilainya sangat bermanfaat ini. Setelah ini, pihaknya akan mendistribusikannya ke daerah-daerah yang prioritas membutuhkan.

“Donasi ini sesuai perintah Presiden, kita harus memakai masker kain bagi masyarakat biasa. Yang masker medis untuk tenaga medis. Namun, yang paling penting adalah ini bentuk kebersamaan dari masyarakat dalam bersama-sama menangani pandemi virus korona,” paparnya. (Asef Amani)

3 Komentar

  1. 770410 219726You got a really very good internet site, Gladiolus I found it by means of yahoo. 976389

  2. 913533 527657Awesome read , Im going to spend much more time researching this subject 582847

  3. 790900 478844A really fascinating read, I may possibly nicely not agree completely, but you do make some quite legitimate factors. 769130

Tinggalkan Balasan