Dua RT di Cangkringan Dilockdown, Pemilih Tetap Mencoblos

SLEMAN, SM Network – Sebanyak 107 pemilih Pilkada di Dusun Karanglo, Kalurahan Argomulyo, Kapanewon Cangkringan, Sleman memberikan hak suaranya dengan sistem mobile. Sebab, mereka harus menjalani isolasi mandiri setelah ada tujuh warganya yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Dua RT di Dusun Karanglo yakni RT 1 dan 2 dilockdown karena isolasi mandiri. Ada 107 pemilih di lokasi tersebut dan semuanya tetap bisa menyalurkan hak suara,” kata Ketua PPK Cangkringan, Sri Rahayu, Rabu (9/12).

Sedianya, warga di dua RT itu memberikan hak pilih di TPS 10. Di TPS itu keseluruhan ada 457 pemilih yang terdiri dari warga Dusun Jetis, dan Karanglo. Untuk memfasilitasi warga yang isolasi mandiri, dua orang petugas KPPS dengan didampingi anggota Panwas dan saksi, berkeliling sambil membawa surat suara.

eknisnya, surat suara dimasukkan di dalam plastik. Setelah dicoblos, surat tersebut ditempatkan kembali ke dalam kantong plastik ukuran besar. Jika semua warga sudah mencoblos, baru kemudian surat suara itu dimasukkan ke kotak.
“Petugas tidak mendatangi rumah satu per satu tapi dipool di dua titik,” terangnya.

Sebelum mengikuti pencoblosan mobile, pemilih harus terlebih dulu mendaftar. Hingga Rabu (9/12) pagi baru 47 warga yang tercatat. Namun sebagian lainnya tetap bisa melakukan pendaftaran saat proses pemungutan suara berlangsung.
Sementara bagi pemilih yang positif Covid-19 dan menjalani karantina mandiri, penggunan hak suara dilakukan lewat pendamping. Petugas tidak masuk ke dalam lokasi karantina mengingat tidak ada pendampingan dari tenaga kesehatan.

Tinggalkan Balasan