Dua Kandidat Gugur, Musorkab KONI Bakal Diikuti Calon Tunggal

KEBUMEN, SM Network – Dua kandidat yang maju ketua umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kebumen untuk periode 2020 – 2024 dinyatakan gugur lantaran tidak memenuhi persyaratan. Praktis, musyawarah olahraga kabupaten (Musorkab) yang rencananya akan digelar 12 September 2020 di Hotel Candisari Karanganyar, Kebumen itu hanya diikuti calon tunggal.

Calon tunggal tersebut yakni Sriyanto yang berprofesi sebagai advokat dan pengurus KONI periode 2016 – 2020 di bidang hukum. Sedangkan dua kandidat yang tidak memenuhi persyaratan yakni Herwin Kunadi dan Fadlun Haryanto. Masing-masing cukup dikenal masyarakat. Herwin pengusaha muda dan Fadlun berkecimpung di cabang olahraga (Cabor) pencak silat.

Tim Penjaringan dan Penyaringan Ketua Umum KONI Kebumen, Priyambodo saat dihubungi Suara Merdeka Rabu (2/9) membenarkan hal tersebut. “Ya, Musorkab nanti memang hanya diikuti calon tunggal. Kami juga telah berkoordinasi dengan provinsi dan diminta untuk dilanjutkan,” katanya.

Pihaknya pun siap menggelar Musorkab, kendati hasil penjaringan dan penyaringannya hanya terdapat satu kandidat. Sebelumnya, tiga kandidat mengambil formulir pendaftaran secara langsung di Kantor KONI kompleks Stadion Candradimuka Kebumen pada waktu yang dijadwalkan selama lima hari sejak 18 – 22 Agustus.

Pendaftar pertama Sriyanto, disusul Herwin dan Fadlun. Ketiganya diterima bergantian oleh tim yang masuk panitia Musorkab KONI Kebumen. Selain Priyambodo juga terdapat Suroyo, Dwiantoro, Subadio, Dwi Aries Pambrasto dan Ketua Umum KONI Kebumen periode 2016 – 2020 Sri Hartanto.

Selanjutnya dijadwalkan menyerahkan berkas pendaftaran pada 23 – 25 Agustus dan verifikasi pada 26 – 28 Agustus beserta kelengkapan dokumen yang dijadwalkan pada 29 – 30 Agustus. Pada saat itulah dua kandidat diketahui tidak memenuhi persyaratan. Bahkan ketika diberi kesempatan untuk memenuhi hingga 31 Agustus.

Dikatakan Proyambodo, persyaratan itu terkait dukungan 30 persen dari Cabor. Sedangkan di Kebumen terdapat 33 Cabor. Sehingga disyaratkan mendapat dukungan dari 10 Cabor yang ditandatangani masing-masing ketua umum atau ketua hariannya. Dan satu Cabor hanya diperbolehkan memberi dukungan kepada satu kandidat.

“Ternyata, Bapak Sriyanto mengantongi dukungan 27 Cabor,” ungkap Priyambodo. Dengan demikian, lanjutnya, sisa 6 Cabor yang ada tak mencukupi sebagai syarat dukungan kandidat lain. Baik Herwin maupun Fadlun pun dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk maju ketua umum KONI Kebumen periode mendatang.

Lebih lanjut Priyambodo mengemukakan, kendati hanya diikuti calon tunggal dengan dukungan mayoritas Cabor, namun penentuan ketua umum KONI Kebumen nanti tetap berada di forum Musorkab. Di mana pemilihannya dilakukan oleh Cabor yang memiliki hak suara. “Mohon doanya semoga Musorkab berjalan lancar dan sukses untuk ke depannya,” ucap Priyambodo.

Tinggalkan Balasan