DIY Siapkan Pedoman Kegiatan Pramuka di Masa AKB

SLEMAN, SM Network – Wabah Covid-19 turut membawa dampak terhadap kegiatan kepramukaan. Selama pandemi, aktivitas pramuka di gugus tugas yang berpangkalan di sekolah maupun kampus, terhenti.

Meski demikian, Ketua Kwarda DIY, GKR Mangkubumi tetap mendorong para pembina Pramuka untuk dapat terus melakukan pembinaan terhadap peserta didik. Tentunya, dengan metode proses pembinaan yang disesuaikan dengan kondisi saat ini.

“Kami sedang menyusun pedoman penyelenggaraan kepramukaan menuju masa adaptasi kebiasaan baru atau AKB. Sehingga nanti bisa dijadikan acuan dalam pelaksanaan kegiatan,” katanya.

Sebagai wadah generasi muda, anggota Pramuka justru diharapkan aktif berperan serta dalam penanggulangan bencana pandemi Covid-19. Hal senada disampaikan Bupati Sleman Sri Purnomo ketika memberikan sambutan dalam momen peringatan HUT ke-59 Pramuka di Gedung Serbaguna Sleman, Kamis (13/8) lalu.

Menurut Sri, meski Pramuka merupakan suatu organisasi yang fokus kepada pendidikan anak-anak dan remaja, namun gerakan ini selalu aktif ikut serta melaksanakan berbagai kegiatan sosial, bakti masyarakat dan pembangunan masyarakat.

“Mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat banyak yang terhenti selama pandemi. Maka dari itu, generasi muda sudah seharusnya ikut berperan secara aktif dalam penanggulangan bencana Covid-19,” ujar Sri.

Eksistensi Pramuka sebagai salah satu pemicu kesadaran sosial, diharapkan memiliki kepekaan terhadap kondisi sosial masyarakat saat ini. Pramuka harus mampu menjadi teladan bagi semua pihak. Semangat ini juga sesuai dengan tema peringatan HUT ke-59 Pramuka yakni Peran Gerakan Pramuka Ikut Membantu Dalam Penanggulangan Bencana Covid-19 dan Bela Negara.

Pada acara itu diserahkan sejumlah penghargaan berupa lencana Pancawarsa, dan piagam bagi 15 orang yang telah mengabdi untuk Pramuka tingkat Kwarda Pramuka DIY.


Amelia Hapsari

Tinggalkan Balasan