SM/Dananjoyo - PEMERIKSAAN : Petugas Jogoboro mengukur suhu tubuh para pengunjung Pasar Beringharjo sebelum memasuki pasar, di Yogyakarta, Selasa (29/9).

JOGJAKARTA, SM Network – Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) kembali memperpanjang status tanggap darurat virus Corona atau COVID-19 hingga 31 Oktober mendatang. Perpanjangan ini dilakukan karena kasus positif Corona di DIY masih fluktuatif.

Kebijakan ini tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) DIY Nomor 286/KEP/2020 tentang Penetapan Perpanjangan Kelima Status Tanggap Darurat Bencana Covid-19 di DIY. Kepgub yang ditandatangani Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X ini dikeluarkan pada hari ini, 29 September 2020.

“Keputusan ini berlaku mulai tanggal 1 Oktober 2020,” kata Sultan dalam Kepgub tersebut yang disampaikan Humas Pemda DIY, Selasa (29/9).

Sultan menyebut, status tanggap darurat diperpanjang dengan melihat situasi dan kondisi penyebaran Covid-19 yang masih terjadi di DIY.

Hingga saat ini kasus baru Covid-19 di DIY terus menunjukkan tren meningkat, “Status tanggap darurat diperpanjang sesuai dengan kondisi dan perkembangan yang terjadi,” tuturnya.

Sultan meminta kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 DIY untuk mengambil langkah pencegahan Covid-19 agar tidak semakin meluas.
Tidak hnya itu, gugus tugas juga diminta untuk menangani dampak yang ditimbulkan akibat penyebaran Covid-19 di DIY.

“Menugaskan kepada Wakil Gubernur DIY (Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 DIY) mengambil langkah dan tindakan yang diperlukan untuk mencegah dan menangani dampak buruk yang ditimbulkan, di antaranya kegiatan penyelamatan, evakuasi, isolasi, perlindungan, pengurusan, penyelamatan serta pemulihan korban Covid-19 di DIY,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here