SM/Dananjoyo : Pengunjung duduk di samping banner yang berisi anjuran protokol kesehatan adaptasi kebiasaan baru untuk mencegah penularan Covid-19, di Malioboro Yogyakarta, Rabu (17/3).

JOGJAKARTA, SM Network – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat, DIY menjadi daerah yang memiliki zona hijau terbanyak per 7 Maret 2021, yakni 2.139 di tingkat RT. Kemudian disusul oleh Jawa Barat yang juga memiliki zona hijau sebanyak 1.156 RT dan juga Banten sebanyak 842 RT. Perkembangan zonasi risiko di tingkat RT ini menunjukan adanya perbaikan selama penerapan PPKM mikro.

“Dengan PPKM mikro yang diterapkan di beberapa wilayah di Indonesia, maka zonasi di tingkat RT menjadi salah satu acuan dalam melihat risiko suatu wilayah yang lebih cepat, akurat, dan tepat sasaran karena langsung mengarah pada pusat penularan Covid-19,” kata Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam keterangan pers, Selasa (16/3).

SM/Dananjoyo : Pengunjung duduk di samping banner yang berisi anjuran protokol kesehatan adaptasi kebiasaan baru untuk mencegah penularan Covid-19, di Malioboro Yogyakarta, Rabu (17/3).

Wiku menjelaskan jumlah RT yang melapor kepada Satgas pusat pun tercatat terbanyak berasal dari Yogyakarta yakni sebanyak 2.171 RT, disusul Jawa Barat sebanyak 1.259 RT, dan Banten sebanyak 952 RT.
Lebih lanjut, ia menjabarkan sejak awal PPKM mikro dilaksanakan, zonasi risiko konsisten didominasi oleh zona hijau. Namun, dalam perkembangannya selama empat minggu menunjukan ke arah yang semakin baik.

Menurutnya jumlah zona hijau juga menunjukan peningkatan yang signifikan, yakni dari sebelumnya hanya 817 RT pada 14 Februari menjadi 5.772 RT pada 7 Maret 2021.

Penambahan jumlah daerah dengan zona hijau ini meningkat tajam yakni lebih dari 600 persen. Sementara itu untuk zona merah, Satgas mencatat sempat terjadi peningkatan pada minggu kedua pemantauan yakni dari 13 menjadi 17 RT.

Kemudian pada minggu ketiga dan keempat pemantauan, jumlahnya terus menurun hingga per 7 Maret 2021 menjadi 3 RT di zona merah.

Dari pelaksanaan PPKM mikro selama empat minggu terakhir ini menunjukan perkembangan Covid-19 ke arah yang lebih baik.

“Hal ini terlihat dari banyaknya jumlah RT di zona hijau yang mendominasi di hampir seluruh provinsi yang melaksanakan PPKM mikro,” tutup Wiku.