DIY Berpotensi Dilanda Angin Kencang Selama Dua Hari

YOGYAKARTA, SM Network – Wilayah DIY berpotensi dilanda angin kencang selama dua hari, Jumat (21/8) dan Sabtu (22/8). Prediksi BMKG ini didasarkan hasil analisa dinamika atmosfer, yang mencatat adanya perbedaan tekanan udara tinggi di sebelah barat Australia dengan tekanan udara rendah di sebelah barat Perairan Sumatera.

Tekanan udara di sebelah barat Australia terpantau berukuran 1.024 milibar sedangkan sisi barat Perairan Sumatera 1.010 milibar. “Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan kecepatan angin di wilayah DIY,” kata Kepala Stasiun Klimatologi Yogyakarta Reni Kraningtyas, Jumat (21/8).

Berdasar perkiraan BMKG, wilayah di Kabupaten Sleman yang berpotensi dilanda angin kencang berkecepatan 40-49 km per jam meliputi Kecamatan Turi, Pakem, Cangkringan, Tempel, Sleman, Ngaglik, Ngemplak, Kalasan, Minggir, Seyegan, Godean, Mlati, Gamping, Depok, Berbah, dan Prambanan. Untuk Kabupaten Kulonprogo mencakup Kecamatan Girimulyo, Nanggulan, Samigaluh, Kalibawang, Sentolo, Kokap, dan Pengasih.

Sedangkan Kota Yogyakarta, potensi angin kencang terjadi di semua kecamatan. “Kabupaten Bantul, potensinya ada di wilayah Sedayu, Kasihan, Sewon, Pajangan, Bantul, Pleret, Piyungan, Jetis, Imogiri, Dlingo, Pandak, Bambanglipuro. Sementara Kabupaten Gunungkidul di Kecamatan Gedangsari, Ngawen, Semin, Nglipar, Playen, Patuk, Paliyan, Semanu, Karangmojo, Tepus, Rongkop, Ponjong, dan Wonosari,” beber Reni.

Masyarakat diimbau waspada terhadap dampak angin kencang seperti atap rumah beterbangan, dan dahan pohon patah. Resiko baliho, pohon, dan tiang roboh juga perlu diantisipasi.


Amelia Hapsari

Tinggalkan Balasan