SM/ISTIMEWA : Arifin Elyas

KEBUMEN, SM Network – Arifin Elyas (27), warga Desa Ampih, Kecamatan Buluspesantren, Kebumen menjadi salah satu korban jatuhnya pesawat Sriwiaya Air SJ182 di peraiaran Kepulauan Seribu pada Sabtu (9/1). Informasi itu dibenarkan Camat Buluspesantren, Budhi Suwanto. Menurutnya, korban merupakan salah satu karyawan yang bekerja di salah satu perusahaan alat berat.

“Kebetulan setelah cuti, korban ditugaskan ke Pontianak,” jelas Budi yang Mantan Kabag Humas dan Protokol Setda Pemkab Kebumen itu.

Dalam perjalanan, pesawat Sriwiaya Air SJ182 denga rute penerbangan Jakarta-Pontianak itu mengalami kecelakaan. Atas kejadian tersebut, keluarga korban telah dijemput pihak perusahaan. Selanjutnya dibawa menuju ke posko koordinasi pencarian pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak di International Container Terminal (JICT) 2 Jakarta.

“Ada orang tua dan istri korban yang sudah dijemput oleh perusahaan tempat bekerja korban menuju pusat krisis center,” imbuh Budi.

Selanjutnya mereka memastikan kejadian naas tersebut. Seperti diketahui, pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak dikabarkan hilang kontak sekitar pukul 14.40 setelah lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta. Situs Flight Radar 24 menyebut pesawat itu kehilangan ketinggian 10 ribu kaki dalam 1 menit. Pesawat kemudian dinyatakan jatuh di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang dengan lokasi jatuhnya pesawat memiliki kedalaman 20-23 meter.

Pesawat komersial Sriwijaya Air tipe Boeing 737-500 itu diketahui membawa 62 orang penumpang dan awak pesawat. Detilnya, 50 orang penumpang termasuk tujuh orang anak-anak dan tiga orang bayi serta 12 orang awak pesawat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here