Dinsos Sleman : Jangan Jual Beras Bantuan Sosial

SLEMAN, SM Network – Bantuan sosial beras (BSB) yang merupakan program dari Kementerian Sosial RI mulai disalurkan. Di Kabupaten Sleman terdapat 43.588 keluarga penerima manfaat yang memperoleh bantuan tersebut.

Masing-masing KK akan menerima 15 kg beras setiap bulan terhitung mulai dari Agustus sampai dengan Oktober 2020. “Bantuan diberikan selama tiga bulan. Artinya, setiap KPM Program Keluarga Harapan akan menerima 45 kilogram beras untuk bulan Agustus, September, dan Oktober,” kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sleman Eko Suhargono saat peluncuran BSB di Dusun Kregolan, Desa Margomulyo, Seyegan, Rabu (16/9).

Bantuan sosial beras ini disalurkan secara serentak di 264 titik di seluruh Kabupaten Sleman. Khusus bulan ini, bantuan sekaligus diberikan sebanyak 30 kg yang merupakan alokasi Agustus dan September.

Dia berpesan kepada para penerima bantuan agar beras tersebut jangan sampai dijual. Sebab tujuan penyaluran BSB adalah untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Pihaknya tak segan menghapus nama warga dari data penerima bantuan, apabila kedapatan menjual beras tersebut.

“Ini sesuai dengan amanat Presiden”, tegasnya.

Sementara itu, Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan, bantuan ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meringankan beban masyarakat di masa pandemi. Dia menjamin beras yang dibagikan memiliki kualitas yang bagus dan layak untuk dikonsumsi.

Jika ada masyarakat yang menerima beras tidak layak konsumsi, dia mempersilahkan untuk melaporkan ke Dinsos Sleman. “Saya nanti juga akan mencoba makan nasi dari beras bantuan ini,” kata Sri yang pada kesempatan itu hadir untuk menyerahkan bantuan secara simbolis.

2 Komentar

  1. 726770 387924I consider something really special in this website . 540670

  2. 944989 456118This internet internet site may possibly be a walk-through its the data you wanted in regards to this and didnt know who ought to. Glimpse here, and you will definitely discover it. 728458

Tinggalkan Balasan