Dihantui Virus Korona, Dandim Kulonprogo Tegaskan TMMD Jalan Terus

KULONPROGO, SM Network – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-107 yang diinisiasi Komando Distrik Militer (Kodim) 0731/Kulonprogo mulai digelar Senin (16/3) hingga 14 April mendatang dipastikan tetap berjalan. Meskipun penyebaran virus korona terus terjadi di sejumlah lokasi di Indonesia. Termasuk ditemukannya pasien positif Covid-19 di DIY.

“Tetap jalan terus TMMD-nya, tidak ada pembatalan. Ini sudah bentuk pengabdian kami terhadap masyarakat,” papar Komandan Kodim (Dandim) 0731/Kulonprogo Letkol Inf Dodit Susanto, Minggu (15/3).

Bahkan karena mempertimbangkan situasi dan kondisi yang berkembang, maka TMMD di Kulonprogo ini berlangsung tidak seperti biasanya, dimana dlm setiap kegiatan TMMD selalu di awali dg kegiatan upacara pembukaan terlebih dahulu. Tetapi kali ini sangat sederhana dengan  acara pembukaan dilaksanakan berupaa apel pengecekan dan Doa bersama.

“Meski tanpa upacara pembukaan, ini tidak mengurangi rasa hikmat dan keguyubaban antara TNI, Polri dan masyarakat di lokasi TMMD,” imbuh Dandim. Berlangsung di Kalurahan Purwosari, Kapenewon Girimulyo, Dandim justru menganggap TMMD kali memiliki arti tersendiri. Selain dihadapkan medan yang curam dan cuaca yang sering hujan, ditambah masifnya virus korona, Dandim selaku Dansatgas dituntut dalam menyelesaikan sasaran pokok baik fisik maupun nonfisik sesuai program.

“Ini justru menjadi tantangan bagi kami untuk selalu bekerja keras  melaksanakan tugas. Selain itu memberi motivasi semangat bagi personil yang terlibat dalam TMMD dan menyemangati masyarakat wilayah dalam pelaksanaannya,” papar Dandim.

Pada TMMD Reguler kali ini sasaran pokok keseluruhan seperti pengecoran dan dan pemasangan blok jalan sepanjang 2.015 meter, pengerasan jalan 200 meter pembangunan jembatan 5 meter, pembuatan gorong-gorong gorong, rehab masjid, pos ronda, dan bedah rumah. Termasuk sasaran nonfisik berupa sejumlah sosialisasi ke warga setempat.

“Untuk personel yang dilibatkan terdiri dari TNI 80 orang, Polri 20 orang dan masyarakat sekitar 100 orang. Dalam pelaksanaannya tersebar di lima pedukuhan kalurahan Purwosari,” tandas Dandim.


Gading Persada

Tinggalkan Balasan