Diduga Sebar Hoaks Corona, Akun Facebook S Sugiarto Arakani’s Dilaporkan ke Polres Kebumen

KEBUMEN, SM Network – Sebuah akun Facebook bernama S Sugiarto Arakani’s dilaporkan ke Polres Kebumen dalam perkara dugaan penyebaran berita bohong (hoax) melalui media elektronik khususnya media sosial (medsos), Kamis (26/3/2020).

Tak tanggung-tanggung yang melaporkan akun tersebut adalah Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto yang juga menjabat sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kebumen. Wabup Kebumen mendatangi Mapolres Kebumen didampingi oleh ajudan sekira pukul 14.30.

Setelah menyampaikan laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Arif dimintai keterangan di Unit Tipiter Satreskrim Polres Kebumen. Adapun materi yang dilaporkan sebagai berita bohong adalah tangkapan layar unggahan akun S Sugiarto Arakani’s pada status Facebook.

“3 menit yll pemilik toko jln Kolopaking Koh Ameng meninggal direnggut Covid 19 … Kelambatan penanganan gugus tugas penanggulangan covid 19 Kebumen.” Setelah mengunggah status tersebut, akun yang sama kembali menulis status yakni tentang lock down. “Hari ini jam 12.30 seluruh area Kebumen kota wajib lock down… Tidak ada alasan apapun harus lockdown.

(DPP Patriot Nusantara)” Berdasarkan tangkapan layar itu, kedua status Facebook tersebut mendapatkan banyak respon dari warganet baik memberikan tanda like, komentar maupun meng-share status tersebut. Namun saat Suara Merdeka mengecek di akun tersebut, kedua status tersebut sudah tidak ada lagi.

Wabup mengaku cukup prihatin di tengah kondisi penanganan, pencegahan danĀ  penanggulangan Covid-19 terjadi di seluruh dunia, termasuk Indonesia yang di dalamnya ada Kebumen masih ada masyarakat yang dengan sengaja membuat berita bohong atau hoax. “Ini tidak bisa kami biarkan supaya penanganan Corona tidak bias. Adanya berita bohong ini membuat keresahan masyarakat. Berita bohong itu menyebar begitu dahsyat. Orang masih hidup dikatakan sudah meninggal,” ujar Arif Sugiyanto.

Masih Hidup Arif Sugiyanto meminta semua pihak menjaga kebersamaan dan tidak menyalahkan satu dengan yang lain. “Penyakit ini harus kita hadapi bersama-sama sehingga Kebumen zero dari Corona,” ujarnya.

Sementara itu, Lurah Kebumen Bibit Agus Nugroho menyampaikan pihaknya menerima banyak telepon yang menanyakan kebenaran informasi tersebut. Setelah melakukan kroscek termasuk kepada ketua RT setempat, warga yang disebutkan meninggal dunia itu masih hidup. Saat ini sedang menjalani perawatan medis di Semarang.

“Sampai saat ini masih hidup,” ujar Bibit Agus Nugroho di Mapolres Kebumen. Kasat Reskrim Polres Kebumen AKP Mardi membenarkan telah menerima laporan pengaduan dari Wakil Bupati Kebumen. Laporan polisi Nomor: LP/B/29/III/2020/Jateng/RES KBM itu tentang menyiarkan berita atau pemberitaan bohong dan dengan sengaja menerbitkan keonaran di kalangan rakyat melalui media elektronik.

“Kami telah menerima laporan dan akan kami akan menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan,” ujar AKP Mardi. Sementara itu, dalam unggahan terakhir akun S Sugiarto Arakani’s menggunggah status, “Saya Sujud Sugiarto siap bertarung dgn Arif Sugianto di ruang hukum … Semoga hukum di Kebumen tidak hanya tajam ke rakyat kecil seperti saya… Hukum harus tajam ke semua arah… Jgn hanya tajam ke bawah tumpul ke atas….”


Supriyanto

Tinggalkan Balasan