SM/Ist

SM Network – Baru-baru ini media sosial dihebohkan lantaran video AN emak-emak yang menghina lambang negara pancasila. Setelah dilakukan penyelidikan, perempuan dalam video tersebut diduga alami gangguan jiwa.

Hal itu dikatakan Kapolres Karawang AKBP Rama Samtama, menurutnya hasil pemeriksaan sementara AN diduga mengalami gangguan kejiwaan. Untuk memastikan gangguan kejiwaannya, polisi membawa AN ke rumah sakit didampingi psikolog guna melakukan pemeriksaan.

“Kita memeriksa yang bersangkutan, kemudian suami dan juga tetangga sekitar dan kepala dusun. Hasilnya adalah bahwa ada riwayat yang bersangkutan ini mengalami gangguan kejiwaan atau stres dari tahun 2016,” jelasnya.

Meski demikian, polisi mesti menggandeng psikolog untuk memastikan AN benar gangguan jiwa atau tidak.

“Dan, tentu kita tidak langsung percaya terhadap yang bersangkutan. Kita lakukan pemeriksaan pada ahli psikolog atau psikiater dan ini masih berlangsung sampai sekarang,” ujar Rama.

Perlu diketahui, perempuan berinisial AN yang juga ibu rumah tangga tersebut merupakan warga Karawang, Jawa Barat.

Dalam video berdurasi sekitar 30 detik itu, mulanya dia berniat akan menerangkan tentang Pancasila. Namun, ternyata ia malah menghina lambang negara dengan kata-kata sampah.

Sambil memegang buku pelajaran dengan sampul bergambar Garuda, perempuan itu mulai mengeluarkan kata-kata hinaan.

“Saya akan menerangkan tentang Pancasila. Ini Garuda, Lambang Negara Indonesia. Ini Pancasila sampah, ini layak diinjak-injak ini Pancasila,” kata AN dalam video. (viva).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here