Didi Kempot Akan Buat Lagu untuk Temanggung

TEMANGGUNG, SM Network – Penyanyi pop campursari legendaris Indonesia, Didi Kempot berjanji akan membuatkan lagu khusus untuk Temanggung. Hal tersebut dikemukakannya, dihadapan ribuan sobat ambyar di sela-sela konser HUT The Ariston ke-5 di halaman Gedung Pemuda Temanggung, Minggu (1/3) malam.

Suasana saat pementasan yang ditandai mendung menurut Didi menginspirasi dirinya untuk membuat lagu tentang Temanggung. Dia mengatakan, kelihatannya bagus mendung-mendung ning Temanggung untuk diangkat menjadi sebuah tembang campursari. Jika lagu tentang beberapa daerah seperti Yogyakarta, Semarang sudah ada, kalau Temanggung belum ada maka akan lebih asyik jika ada.

“Ketoke apik (kelihatannya bagus), mendung-mendung neng Temanggung, tapi itu besok. Banyak hal yang bisa diangkat dari Temanggung, karena wilayah di antara Gunung Sumbing, Sindoro, dan Perahu ini merupakan penghasil tembakau dan kopi terbaik. Saya akan usahakan untuk menciptakan lagu khusus tentang Temanggung, semoga nanti masyarakat menyukainya,“katanya.

Sementara itu, penampilan The Lord of Broken Heart ini benar-benar mampu mengambyarkan ribuan penggemarnya dalam penampilannya yang cukup energik dan prima. Penyanyi berambut gondrong ini juga sangat komunikatif dengan penonton, bahkan Wakil Bupati Heri Ibnu Wibowo dan istrinya Denty Eka juga ikut berjoget di panggung menambah meriah suasana.

Didi Kempot membawakan lagu-lagu andalannya yang sudah akrab ditelinga para penggemarnya, yakni Cidro, Banyu Langit, Kalung Emas, Layang Kangen, Tanjung Emas Ninggal Janji, Suket Teki, Stasiun Balapan, dan Pamer Bojo. Adapun penyanyi lainnya, Dory menyuguhkan lagu Kangen Nikerie, sedangkan Diky Caknan tampil menyanyikan lagu yang sedang hit yakni Kartonyono Medot Janji, Balungan Kere, sugeng Dalu dan lain-lain.

Tanpa dikomando penonton dari berbagai usia dan kalangan ini bernyanyi dan berjoget bersama. Rata-rata penonton sudah hafal di luar kepala lagu-lagu camursari yang dibawakan. Lirik yang mengena dalam kehidupan sehari-hari, bertema cinta, patah hati, dan sejuta romansa muda-mudi lainnya memang benar-benar membuat ambyar ribuan orang yang datang.

“Indonesia itu kaya akan budaya, termasuk bahasa Jawa yang mana harus dilestarikan. Kami sangat senang, banyak kaum muda, khususnya sobat ambyar yang cinta lagu-lagu saya yang berbahasa Jawa,”katanya.


Raditia Yoni A

Tinggalkan Balasan