Purworejo Menghapus Retribusi Pasar

PURWOREJO, SM Network – Pemerintah Kabupaten Purworejo mengeluarkan kebijakan untuk meniadakan sementara pajak retribusi pelayanan pasar di seluruh pasar milik daerah. Ketentuan ini berlaku mulai tanggal 14 April sampai dengan 29 Mei tahun 2020, atau selama masa tanggap darurat Covid-19.

Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Kabupaten Purworejo, Bambang Susilo, mengatakan, kebijakan ini tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Purworejo Nomor 160.18/224/2020 tanggaln14 April 2020 Tentang Pembebasan Retribusi Daerah Bagi Pedagang Pasar Daerah di Kabupaten Purworejo.

“Mulai tanggal 14 April 2020 sampai dengan 29 Mei 2020, pedagang pasar dibevaskan dari retribusi pelayanan pasar seperti mck, penitipan sepeda, dan seladar (pedagang lesehan), kemudian retribusi persampahan atau kebersihan pasar,” kata Bambang, Rabu (15/4), saat diwawancarai Suara Merdeka di kantornya.

Dengan adanya kebijakan tersebut, lanjut Bambang, pemerintah daerah memberikan subsidi bebas retribusi bagi pedagang pasar yang kebanyakan adalah UMKM. Menurut catatan Dinkop UMKM dan Perdagangan Purworejo, nominal retribusi selama 45 hari yang dibebaskan mencapai Rp 871.805.550, dari seluruh pasar di 13 kecamatan.

“Hampir disetiap kecamatan terdapat pasar milik daerah, kecuali di Kecamatan Kaligesing, Kecamatan Ngombol, dan Kecamatan Bruno, yang memang belum memiliki pasar,” ujarnya.

Selain kebijakan ini, kata Bambang, pemerintah daerah juga menjamin tidak ada penutupan pasar. Hal ini sesuai dengan amanat pemerintah pusat. Selaun itu pasar dianggap obyek penting bagi pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat. Pasar juga menjadi tempat pergerakan ekonomi masyarakat menengah kebawah yang jumlahnya paling besar dibandingkan dengan masyarakat menengah keatas.

“Pemerintah juga menjamin ketersediaan bahan makanan pokok, dan menjamin harga stabil. Perlu kami laporkan, selama pandemi Covid-19, kami belum menerima laporan kelangkaan bahan makanan, dan ini yang akan kami jaga,” ujarnya.

Terpisah, Bupati Purworejo, Agus Bastian, mengungkapkan, kebijakan ini dilakukan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya pedagang. Menurutnya, pemerintah daerah akan terus berupaya untuk mengambil kebijakan yang dapat membantu mengurangi beban masyarakat akibat Covid-19.

“Semoga kebijakan ini dapat membantu meringankan beban para pedagang, khususnya pedagang kecil. Kami himbau kepada masyarakat untuk tetap tenang, dan patuhi himbauan pemerintah dalam menyikapi pandemi ini, harapanya musibah ini dapat segera berakhir,” tuturnya.


Heru Prayogo/Kim

2 Komentar

  1. 707293 298214Hi. Thank you for producing this internet site . I m working on betting online niche and have found this website employing search on bing . Is going to be certain to look a lot more of your content material . Gracias , see ya. :S 224791

  2. 346128 881717I enjoy what you guys are typically up too. This kind of clever work and reporting! Maintain up the quite excellent works guys Ive added you guys to blogroll. 708127

Tinggalkan Balasan