Dewan Tetap Akan Paripurnakan LKPJ Wali Kota

MAGELANG, SM Network – DPRD Kota Magelang belum menghentikan semua rencana kerja (renja) terkait adanya penyebaran Covid-19 yang kini sudah menjadi pandemi di dunia. Rencana, wakil rakyat tetap akan melaksanakan rapat biasa dan fraksi, termasuk memparipurnakan LKPJ Wali Kota Magelang.

Ketua DPRD Kota Magelang, Budi Prayitno mengatakan, rapat biasa atau fraksi tetap bisa dilakukan. Asalkan yang diundang atau anggota tidak lebih dari 10 orang.

“Kunjungan kerja di bulan April kalau belum memungkinkan ya kita undur. Untuk renja kita di bulan Maret ini tersisa hanya Bimtek peningkatan kapasitas anggota DPRD. Agenda yang rencananya tanggal 26-28 Maret itu kita tunda,” ujarnya saat dihubungi, Minggu (22/3).

Politisi PDIP yang akrab disapa Udik ini menuturkan, adapun renja yang sulit ditunda adalah menyelesaikan agenda-agenda yang sudah dibatasi oleh peraturan perundang-undangan. Misalnya LKPJ Wali Kota, ketika sudah tersampaikan ke DPRD harus diparipurnakan dan segera dibahas oleh Panitia Khusus (Pansus).

“Batas waktunya 30 hari sejak disampaikan ke DPRD. Nah, LKPJ Wali Kota Magelang sudah masuk per 17 Maret lalu. Otomatis ada agenda penyampaian wali kota ke DPRD yang harus diparipurnakan dan rencananya kita laksanakan 2 April mendatang,” katanya. 

Namun, katanya, sebelum diparipurnakan harus ada persetujuan dulu di Badan Musyawarah. Sebelumnya lagi, diharap ada rapat fraksi-fraksi guna memberi masukan ke anggota fraksi yang masuk Badan Anggaran.

“Ketika di Paripurna disetujui semua fraksi untuk dibahas oleh Pansus, maka diteruskan dengan membentuk Pansus. Ini tahapan yang perlu kita lalui untuk membahas LKPJ Wali Kota,” jelasnya.

Meski tetap akan dilaksanakan, ia mengaku akan melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Saat di Paripurna, pihaknya akan coba mengatur jarak  tempat duduk antar-anggota dan undangan. 

“Karena sifatnya Paripurna Internal, Kita tidak mengundang banyak orang. Akan menyesuaikan kondisi dan situasi saja. Mungkin dalam pembahasannya pun tdk berlama-lama, bisa fokus pada isu-isu tahun lalu yg belum bisa maksimal,” ungkapnya.


Asef Amani

Tinggalkan Balasan