SM/Adib Annas Maulana - AUDIENSI : Aliansi Masyarakat Peduli Lingkungan beraudiensi dengan Pemerintah Kabupaten Wonosobo di Kantor Setda setempat, Kamis (18/3) petang.

WONOSOBO, SM Network – Aliansi Masyarakat Peduli Lingkungan yang sebagian besar merupakan warga Kecamatan Kertek mendesak Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat untuk menutup galian C ilegal yang berada di wilayah mereka.

Hal itu disampaikan Sulistio, perwakilan warga saat beraudiensi dengan Bupati Wonosobo, Kamis (18/3) petang. Menurutnya, aktivitas penambangan yang begitu masif sangat meresahkan warga. Dimana terdapat tiga desa yang paling terdampak dengan adanya penambangan galian C, yaitu Desa Pagerejo, Candimulyo dan Tlogomulyo.

“ Kerusakan alam yang sangat fatal mengakibatkan bencana alam. Sumber mata air juga hilang karena penambangan. Tidak cukup hanya mengamankan alat berat saja, namun hukum harus ditegakan secara adil dan profesional. Bupati juga perlu meninjau ke lapangan bagaimana penambangan itu terjadi,” tandasnya saat beraudiensi dengan Pemerintah Kabupaten Wonosobo di Kantor Setda, kemarin.

Dia menjelaskan, awal mula penambangan berawal dari aktivitas di Desa Candimulyo yang hanya kegiatan kecil untuk menopang taraf hidup keluarga. Namun selanjutnya, aktivitas melebar sampai dengan datangnya para pengusaha besar yang turut serta dalam aktivitas penambangan.

Tak hanya warga terdampak, para tokoh masyarakat dan perwakilan pecinta alam juga turut hadir dalam audiensi itu. Sedikitnya, terdapat 50 lebih perwakilan dari berbagai elemen masyarakat yang mendatangi Kantor Setda. Mereka menuntut pemerintah berani mengambil tindakan untuk menutup aktivitas Galian C.

Tokoh masyarakat, Kiai Baehaqi mengatakan, kurang lebih 8 tahun masyarakat menyaksikan aktivitas Galian C di sekitar lereng Gunung Sindoro dan sekitarnya. Pihaknya yakin pemerintah bisa menyelesaikan permasalahan kerusakan lingkungan akibat aktivitas Galian C yang masih terus berjalan hingga sekarang.

“ Selain beraudiensi dengan Pemerintah, kami sudah beraudiensi dengan Kapolres Wonosobo. Kami berharap aktivitas Galian C segera ditutup,” tandasnya.

Dalam audiensi tersebut Afif Nurhidayat didampingi Wakil Bupati Wonosobo, Muhammad Albar dan Sekretaris Daerah One Andang Wardoyo. Dia mengatakan, Pemerintah saat ini sedang mengkaji terkait aktivitas Galian C di beberapa wilayah Wonosobo. Selain itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian, kejaksaan negeri dan TNI untuk membahas Galian C dengan dasar pertemuan tersebut.

Pihaknya juga akan mendesak Pemerintah Provinsi untuk menangani terkait permasalahan tersebut. Kapolres Wonosobo, AKBP Ganang Nugroho Widhi berjanji akan menindak tegas terkait penambangan ilegal. Pihaknya juga akan menindaklanjuti tuntutan dan penyampaian aspirasi dari masyarakat. “ Tidak hanya yang menggunakan alat berat. Penambangan secara manual yang ilegal akan kami tindak,” pungkasnya.