Denda Rp 50 Ribu Bagi yang Tak Bermasker Hanya Gertakan?, Ini Penjelasan Pemkab Purworejo

PURWOREJO, SM Network – Sanksi atau denda bagi orang yang tidak mengenakan masker saat keluar rumah di wilayah Kabupaten Purworejo, belum dilaksanakan. Pemerintah daerah setempat beralasan, situasi masyarakat saat ini masih belum siap jika sanksi ditegakan.

Bupati Purworejo, Agus Bastian, belum lama ini menegaskan pihaknya tetap akan menegakan peraturan, yakni Perbup Nomor 27 Tahun 2020 yang telah dibuat dalam rangka menekan penularan dan penanganan Pandemi Covid-19. “Peraturan tersebut tetap akan kami tegakan, namun saat ini khusus untuk denda belum. Kita masih lakukan sosialisasi,” katanya.

Sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang membidani penegakan peraturan produk daerah, Satpol PP dan Damkar Kabupaten Purworejo, mengklaim telah berupaya agar masyarakat disiplin menjalankan ketentuan yang tertuang dalam Perbub tersebut.

“Belum (terapkan denda,red), karena kesadaran masyarakat masih kurang. Kalau kita terapkan setiap harinya ada banyak sekali orang di pasar yang bisa kena denda,” ujar Kepala Satpol PP Damkar Purworejo, Budi Wibowo. Kendati demikian, menurut Budi Wibowo, Satpol PP rutin melakukan patroli. Lokasi dan waktu ada yang terjadwal, namun lebih banyak bersifat insidentil. Tujuanya mengingatkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan di tengah Pandemi Covid-19.

“Kalau malam kan kita (Satpol PP) sering (patroli) mengingatkan para pedagang dan masyarakat yang berkerumun. Bahkan seperti angkringan itu tikarnya kita ambil supaya yang beli tidak makan disitu,” kata Budi Wibowo. Meski begitu, ujar Budi Wibowo, dalam waktu dekat kebijakan sanksi denda tetap akan dilakukan. Menunggu masyarakat memahami peraturan serta bertambah tingkat kesadaranya, terutama dalam mengenakan masker dimuka umum.


Heru Prayogo

Tinggalkan Balasan