Dandim dan Warga Urut Sewu Panen Melon Perdana

KEBUMEN, SM Network – Kemanunggalan TNI dengan Rakyat ditunjukkan dalam berbagai kegiatan di Desa Setrojenar, Kecamatan Buluspesantren, Kebumen. Tidak hanya saat pelaksanaan uji coba senjata yang terjadwal di kawasan Hankam tersebut, juga dalam kegiatan lainnya.

Seperti saat panen melon perdana di lahan milik TNI AD itu, Kamis (10/9). Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0709/Kebumen Letkol Kav MS Prawira Negara Matondang membaur dengan warga Urut Sewu yang tengah panen buah segar itu. Hal tersebut mampu menciptakan suasana semakin sejuk.

“Yang membanggakan lagi bagi kami adalah adanya motivasi dan dorongan semangat agar selalu berdampingan dengan TNI AD dalam mewujudkan kemanunggalan TNI – Rakyat,” kata Paryono (31), warga Dukuh Kepek RT 2 / 5 Desa Seteojenar.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim Matondang didampingi Pasi Intel Kodim 0709/Kebumen Kapten Inf Rudiyanto, Danramil 02/Gombong Kapten Inf Ali Kuntara serta Danramil 13/Buluspesantren Lettu Inf Nowo Kiswanto.

Kehadiran Dandim Matondang dan jajaran di bawahnya pun disambut hangat. Terlihat raut bangga pada para petani melon saat menerima kehadiran Dandim Matondang.

“Harapan kami ke depan tetap diizinkan menanam di lahan milik TNI AD dengan saling berdampingan dan bekerjasama, guyup rukun antara TNI dan Rakyatnya, sehingga saling menjaga kondisi wilayah,” imbuh Paryono.

Para petani melon pun tidak merasa terganggu ketika sedang digunakan latihan TNI AD. Nanang Eko Prasetiyo (26), warga Dukuh Lakung RT 4 / RW 5 Desa Brecong, Kecamatan Buluspesantren, menambahkan, justru para petani melon merasa ada yang menjaga tanaman itu.

“Meski lahannya milik TNI AD, kami tetap bisa berdampingan bahkan hari ini kita bisa panen besar setelah masa tanam 60 hari,” imbuhnya.

Ada sekitar 21 ribu tanaman melon yang ditanam pada lahan 1 hektare itu. Kini bisa panen dengan dihimpun sampai 2 truk atas kebaikan dan kebijakan TNI-AD. “Alhamdulillah panen kali ini cukup menggembirakan. Lebih-lebih Dandim ikut membantu panen melon kali ini,” ucap Nanang.

Pada kesempatan yang sama, Dandim 0709/Kebumen Letkol Kav MS Prawira Negara Matondang mengajak semua pihak untuk bergandengan tangan dan tidak ada saling curiga.

“Mari saling bahu membahu menghidupkan perekonomian daerah. Inilah bukti bahwa selama ini petani melon tidak dirugikan. Meski menanam di lahan milik TNI AD, mereka masih bisa panen dan bahkan tanamannya aman karena terjaga dari kerugian,” tegas Dandim Matondang.

Tinggalkan Balasan